Linikaltim.id. SAMARINDA. Samarinda Night Market dipastikan menghadirkan 30 tenant kuliner dalam gelaran festival yang berlangsung di Mal Lembuswana mulai 2 hingga 25 Oktober 2026. Puluhan tenant tersebut akan dipilih melalui proses kurasi untuk menghadirkan jajanan dan makanan yang dinilai paling diminati masyarakat Samarinda.
Founder Samarinda Night Market, Zulkifli Bahrir, mengatakan minat pelaku usaha kuliner untuk bergabung dalam festival tersebut sangat tinggi.
Namun, penyelenggara membatasi jumlah tenant agar pengunjung mendapatkan pilihan kuliner yang lebih beragam dan berkualitas.
Menurut Zulkifli, hingga saat ini jumlah pendaftar tenant sudah melebihi kuota yang disediakan. Karena itu, tim penyelenggara masih melakukan seleksi sebelum mengumumkan daftar tenant yang lolos.
“Jadi kita hanya memilih 30 stan kuliner yang betul-betul oke yang akan hadir di Samarinda Night Market. Saat ini total yang submit sudah sangat banyak untuk daftar list kami,” kata Founder Samarinda Night Market, Zulkifli Bahrir, dalam konferensi pers, Jumat (11/09/2026).
Area kuliner akan menjadi salah satu daya tarik utama festival. Lokasinya ditempatkan berdampingan dengan kawasan wahana bermain sehingga pengunjung bisa menikmati makanan sambil menikmati berbagai hiburan yang disiapkan selama acara berlangsung.
Selain berburu kuliner, masyarakat juga dapat menikmati sekitar 10 wahana permainan, mulai dari rainbow slide, bianglala, carousel, kora-kora, hingga area bermain anak. Konsep tersebut disiapkan agar festival bisa dinikmati berbagai kalangan, mulai anak-anak hingga keluarga dan remaja.
Project Manager Samarinda Night Market, Derry, mengatakan aktivitas selama festival tidak hanya berpusat pada kuliner dan wahana. Selama 23 hari pelaksanaan, setiap hari akan diisi agenda yang berbeda.
“Dalam satu hari itu bakal padat, bakal ada saja acara-acara yang berbeda tiap hari,” kata Derry.
Rangkaian kegiatan yang disiapkan meliputi live music, karaoke, talk show, fashion show, festival anak sekolah, lomba, pertunjukan komunitas, hingga hiburan K-Pop dan tarian daerah. Pada malam pembukaan, pengunjung juga akan disuguhi penampilan Foureason, Mardaera Band, dan Pesta Timuran.
Zulkifli menambahkan masyarakat tidak dikenakan tiket masuk untuk menikmati kawasan Samarinda Night Market. Pengunjung hanya membayar jika ingin membeli makanan di tenant atau mencoba wahana permainan yang tersedia.
Ia berharap kehadiran puluhan tenant kuliner dan beragam hiburan mampu menghidupkan kembali kawasan Mal Lembuswana sekaligus menjadi agenda rutin yang terus berkembang setiap tahunnya di Samarinda.
