Linikaltim.id. SAMARINDA. Selain Stadion Segiri, Stadion Palaran Samarinda juga akan direhabilitasi. Khususnya untuk lapangan bola stadion eks PON XVII pada 2008 lalu itu.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim meresmikan rehabilitasinya pada Senin (10/2/2025) malam.
Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik mengatakan, renovasi Stadion Palaran menggunakan anggaran pemprov. Akan menelan anggaran kurang lebih Rp 60 miliar dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA), APBD Kaltim.
Sebelumnya, pada 2024 renovasi Stadion Palaran menghabiskan dana Rp 10 miliar. Meliputi perbaikan rumput, lampu sorot, papan skor, akses masuk stadion dan lain sebagainya.
Stadion Palaran bisa digunakan, rumput akan optimal digunakan 4-5 bulan lagi. Kecuali listriknya, Stadion Palaran disebut sudah lebih siap pakai dari sebelumnya. “Jadi nanti malam, kita resmikan menggunakan genset dulu,” beber Akmal Malik pada Senin (10/2/2025).
Adapun renovasi Stadion Palaran juga salah satu usulan dari Borneo FC. Akmal menyebut, selalu mendukung perkembangan tim sepak bola kebanggaan Samarinda itu. Sebab barang tentu menjadi kebanggaan Kaltim.
Stadion Palaran akan menjadi salah satu home base Borneo FC dan klub-klub lainnya di Kaltim.
Akmal juga menyinggung, status Stadion Palaran. Pun sama seperti Stadion Segiri, pengelolaannya akan diserahkan ke Pemkot Samarinda.
“Jadi kita bersama-sama, membantu agat club ini bermain dengan baik, dengan nyaman. Punya home base yang bagus. Dan berprestasi,” pungkasnya.
Stadion Palaran dibangun untuk memenuhi penyelenggaraan PON XVII pada 2008 lalu.
Pembangunannya menyedot biaya Rp 800 miliar. Stadion berkapasitas 35 ribu penonton kemudian terbengkalai.
Kemudian diaktifkan kembali saat momen pelaksanaan HUT kemerdekaan ke 79 RI, di 17 Agustus 2024 lalu.(*)




