Linikaltim.id. SAMARINDA. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Maswedi, meninjau kondisi SDN 010 Samarinda Utara di kawasan Kampung Bayur bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda dan konsultan perencana. Dalam kunjungan tersebut, dipastikan sekolah akan mendapatkanpembangunan paving halaman serta ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) yang lebih layak.
Menurut Maswedi, pembangunan itu menjadi kebutuhan mendesak agar lapangan tidak becek dan licin.
“Selama ini kalau hujan tergenang air. Anak-anak yang mau melaksanakan upacara dan aktivitas pendidikan jadi terganggu. Makanya kami bersama dinas terkait mendorong pemasangan paving supaya kegiatan belajar mengajar lebih nyaman,” kata Maswedi diwawancarai di lokasi Jumat (22/05/2026).
Tak hanya paving, Maswedi juga meminta agar pembangunan ruang UKS dilakukan sesuai standar dan benar-benar dapat dimanfaatkan siswa.
Ia menegaskan ruang kesehatan sekolah tidak boleh sekadar formalitas. Melainkan harus siap digunakan kapan saja ketika siswa membutuhkan penanganan pertama saat sakit.
“Kami ingin UKS yang benar-benar layak, jadi ketika ada kegiatan atau lomba tidak perlu lagi renovasi berkali-kali. Yang paling penting, fasilitas itu bisa langsung dimanfaatkan anak-anak,” kata politikus Partai Nasional Demokrat (NasDem) itu.
Ia berharap seluruh pengerjaan dapat dimulai sebelum musim penghujan tiba.
Menurutnya, percepatan pembangunan penting agar proses pekerjaan tidak terhambat cuaca, sekaligus memberi kenyamanan lebih cepat kepada para siswa.
Maswedi menyebut pembangunan serupa juga direncanakan di sejumlah sekolah lain di Samarinda Utara. Misal di SDN 007 Lempake dan SMPN 29 Samarinda. Keluhan yang muncul sama, yakni kondisi lingkungan sekolah yang rawan tergenang akibat berada di kawasan pinggiran dan dekat area persawahan.
“Kami juga meminta perhatian pemerintah provinsi terhadap sekolah-sekolah di wilayah pinggiran Samarinda Utara dan Sungai Pinang. Pendidikan harus merata sampai ke pelosok,” tegasnya.
Sementara itu, Kasi Kelembagaan dan Sarpras Dinas Pendidikan Kota Samarinda, Amelia Indah Larassati, menjelaskan pembangunan di SDN 010 merupakan aspirasi dari Maswedi yang kini sedang masuk tahap perencanaan teknis. Setelah proses administrasi dan perencanaan selesai, pengerjaan fisik ditarget dimulai pada Juni mendatang.
“Insyaallah setelah perencanaan selesai, bulan Juni sudah bisa mulai pengerjaan fisiknya,” jelas Amelia.
Di sisi lain, Kepala SDN 010 Samarinda Utara, Suratin, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan terhadap sekolahnya.
Ia mengaku kondisi halaman sekolah selama ini memang kurang nyaman untuk aktivitas siswa karena masih banyak batu dan tanah yang licin ketika hujan.
Menurutnya, keberadaan paving nantinya akan membuat lingkungan sekolah lebih aman, bersih, dan nyaman bagi anak-anak saat bermain maupun mengikuti kegiatan belajar di luar ruangan. (adv/dprdsmr)






