Linikaltim.id, SAMARINDA – Permasalahan infrastruktur yang belum memadai sepanjang jalan poros Kabupaten Kutai Barat (Kubar) ke Mahakam Ulu (Mahulu) menjadi keluhan utama masyarakat. Saat reses Yonavia, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) mengaku, masyarakat meminta pemerintah lekas melakukan pengerasan jalan. Agar akses transportasi untuk kegiatan distribusi barang, pemenuhan kebutuhan pokok di wilayah tersebut bisa berjalan lancar.
Aspirasi masyarakat ini, dikatakan Yonavia, akan ditampungnya. Dirinya berkomitmen akan memperjuangkan semua keluhan masyarakat supaya bisa terealisasi. Reses ini merupakan momen penting baginya untuk mendengar langsung aspirasi dari masyarakat.
Yonavia menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah, provinsi, dan masyarakat. dalam mewujudkan program-program yang sudah direncanakan. Dia menyebut, komunikasi yang intensif dengan berbagai pihak akan mempercepat realisasi pembangunan.
“Tidak hanya mendengarkan, tetapi saya juga berusaha memastikan aspirasi yang kami terima dari masyarakat dapat diterjemahkan dalam bentuk kebijakan yang nyata dan berdampak langsung kepada kehidupan mereka,” jelas Yonavia, belum lama ini.
Kondisi jalan di Kubar dan Mahulu memang cukup menghambat aktivitas warga. Terutama saat musim hujan. Jalan penghubung sering terendam banjir dan sulit dilalui.
Ini berdampak pada distribusi barang, serta mengurangi akses masyarakat menuju ke fasilitas penting. Misal ke pasar, sekolah, dan rumah sakit. (adv/dprdkaltim/min)
