Linikaltim.id. SAMARINDA. Bonus demografi pada 2030-2045 bagi Indonesia nyata adanya. Namun, hanya akan menjadi data, jika anak-anak usia dini masa sekarang tidak dibekali dengan fisik dan mental yang sehat.
Consern tersebut sangat disadari Rinda Wahyuni Andi Harun sebagai Bunda PAUD Kota Samarinda. Menurutnya, ujung tombak Indonesia emas 2045 dimulai dari saat ini.
Hal itu dia sampaikan dalam acara Seminar Parenting, Bagi Orangtua Murid Anak Usia Dini yang digelar di Ruang Arutala, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Samarinda, Jalan Dahlia pada Kamis (16/10/2025) pagi.
“Jangan lupa 2045 anak-anak ini punya penting dalam pemerintah. Apalagi ada IKN (Ibu Kota Nusantara,red.), jangan sampai Samarinda hanya menjadi penonton. Kami ingin anak Samarinda ikut berperan,” kata perempuan yang akrab disapa Bunda Rinda, itu.
Dia mengatakan, pada 2045 anak-anak generasi alpha akan menggantikan, meneruskan tugas kita saat ini. Maka, anak-anak adalah aset yang harus dijaga.
Rinda mengatakan, seminar parenting ini merupakan salah satu upaya Pokja Bunda PAUD untuk mengejar kualitas aset tersebut di masa depan.
“Tumbuh kembang anak di usia 0-5 tahun adalah masa emas. Kalau lebih dari itu, sudah agak susah meluruskannya. Untuk itu perlu ilmu untuk mengetahui cara-cara mengoptimalkan kesehatan tumbuh kembang anak,” urai Bunda Rinda.
Selain itu, lanjutnya, kesehatan fisik juga harus dibarengi kesehatan mental. Kita diajak Bunda Rinda untuk melepaskan anggapan bahwa ke psikolog untuk orang-orang gila atau sinting.
“Semoga hari ini para peserta bisa memanfaatkan kesempatan, menyerap ilmu dari narasumber sebaik-baiknya,” terangnya.
Dalam seminar ini menghadirkan dua narasumber. Yaitu dr Nanan Surya Perdana SpA dan psikolog Widarwati dari Sinar Talenta. (*)
