Maswedi : Warga Muang Dalam Segera Nikmati Penerangan Jalan

Maswedi - Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda. (Foto : Eko Setyo).

Linikaltim.id. SAMARINDA. Kabar baik datang bagi warga Kelurahan Lempake, khususnya di kawasan Muang Dalam, Kecamatan Samarinda Utara.

Tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui koordinasi bersama Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda memastikan pemasangan lampu jalan di 41 titik.

Bacaan Lainnya

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Maswedi, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat. Khususnya penerangan jalan umum yang selama ini menjadi keluhan warga.

“Tahun ini insyaallah akan dipasang di RT 34 dan RT 35, totalnya ada sekitar 41 titik,” kata Maswedi, diwawancarai di Kantor DPRD Samarinda, Kamis (19/06/2025).

Sebelumnya, lanjut Maswedi, daerah di RT 32 lebih dahulu mendapatkan fasilitas penerangan. Tahun ini giliran wilayah lain.

Kondisi jalan gelap tentu rawan terhadap tindak kejahatan maupun kecelakaan. Terlebih banyak warga daerah tersebut yang masih beraktivitas pada malam hari.

Ia juga menyampaikan pembangunan lampu jalan ini tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Samarinda.

Maswedi mengungkapkan, pihaknya juga berkomunikasi intensif dengan Satuan Dinas Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) untuk membantu mendukung pembiayaan program penerangan ini.

“Karena kalau hanya mengandalkan APBD Samarinda saja, tentu akan kewalahan. Wilayah Samarinda Utara cukup luas, sehingga kami juga bangun komunikasi,” jelasnya.

Sinergi antar tingkat pemerintahan ini dinilai penting untuk mempercepat pembangunan yang merata.

Dengan adanya program pemasangan lampu jalan ini, warga Muang Dalam diharapkan dapat beraktivitas lebih aman dan nyaman, terutama saat malam hari.

Pemasangan 41 titik penerangan ini diharap menjadi awal dari kemajuan wilayah Samarinda Utara. Sebab selama ini masih minim infrastruktur. Baik jalan, penerangan, drainase, hingga kebutuhan lain yang belum memadai. (adv)

Pos terkait