Perkara Izin Gereja Toraja, Wawali Saefuddin Zuhri Tak Bisa Komentar

Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri (Foto Dok.)

Linikaltim.id. SAMARINDA. Proses penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) untuk pembangunan Gereja Toraja di Kota Samarinda hingga kini masih belum menemui kejelasan. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) disebut belum menerbitkan izin tersebut.

Wakil Wali (Wawali) Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, mengaku belum mengetahui pasti perkembangan terbaru dari proses perizinan tersebut.

Bacaan Lainnya

“Saya belum tahu soal itu, saya belum tahu prosesnya sampai mana,” kata Saefuddin Zuhri, di Balai Kota Samarinda, Senin (27/04/2026).

Padahal, tahun sebelumnya, Saefuddin sempat menerima audiensi dari pihak Gereja Toraja. Mereka mempertanyakan kepastian pembangunan rumah ibadah tersebut. (Berita sebelumnya klik tautan ini).

Dalam pertemuan itu, pihak gereja menyampaikan bahwa seluruh persyaratan administrasi yang diminta pemerintah telah dilengkapi. Namun hingga kini, izin PBG belum juga diterbitkan.

Menanggapi hal itu, Saefuddin menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa serta-merta mendorong percepatan tanpa mengetahui kendala yang terjadi dalam prosesnya.

“Harus dilihat dulu di mana letak persoalannya. Tidak bisa langsung didorong kalau belum jelas hambatannya,” jelasnya.

Ia juga mengaku belum menerima laporan resmi dari DPMPTSP terkait progres perizinan tersebut, sehingga belum dapat mengambil langkah lebih lanjut.

“Sejauh ini belum ada laporan yang saya terima dari DPMPTSP. Prosesnya kan dari pemohon, lalu berproses di dinas sampai ke tahap berikutnya,” katanya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Samarinda pada prinsipnya mendukung pembangunan tempat ibadah, selama seluruh persyaratan telah dipenuhi sesuai ketentuan.

“Kalau semua syarat sudah lengkap, tentu bisa dilaksanakan. Kalau belum, ya harus dikomunikasikan dan diproses sesuai aturan. Nanti akan kita tanyakan lebih lanjut ke pihak terkait, supaya jelas apa masalahnya dan bisa ditindaklanjuti dengan tepat,” pungkasnya. (*)