Agus Suwandy Dilantik Jadi Ketua IKA Unmul Periode 2026–2031

Pelantikan IKA Alumni Unmul Periode 2026-2031 pada Rabu (24/9/2026) di GOR 27 September. (Foto : Eko Setyo)

Linikaltim.id. SAMARINDA. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) Agus Suwandy resmi dilantik sebagai Ketua Ikatan Alumni Universitas Mulawarman (IKA Unmul) periode 2026–2031.

Pelantikan kepengurusan baru tersebut digelar di GOR 27 September Unmul, Samarinda, Rabu (23/09/2026).

Bacaan Lainnya

Agus Suwandy menegaskan kepengurusan IKA Unmul tidak ingin sekadar menjadi organisasi alumni. Melainkan hadir membawa manfaat nyata bagi Unmul dan masyarakat Kaltim melalui berbagai program kolaboratif.

“Kami berharap IKA Unmul membawa manfaat bagi universitas. Ada kerja-kerja yang konstruktif yang bisa kita tunjukkan kepada universitas dan kita sumbangkan, sehingga menjadi bagian yang dinilai bermanfaat,” kata Agus Suwandy.

Sebagai langkah awal, Agus telah meminta seluruh bidang dalam kepengurusan menyusun minimal satu program kerja yang dapat direalisasikan dalam satu tahun ke depan.

Ia menyebut terdapat sembilan bidang yang diharapkan memiliki agenda konkret tanpa harus membuat program yang terlalu besar.

“Minimal satu bidang satu program. Programnya sederhana, tapi bisa dilaksanakan dan berkolaborasi dengan universitas. Yang penting ada harmonisasi yang kita bangun bersama,” katanya.

Selain memperkuat hubungan dengan kampus, Agus juga menilai IKA Unmul memiliki peran strategis dalam memberikan kontribusi pemikiran kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim. Terutama di tengah posisi Kaltim sebagai salah satu wilayah prioritas pembangunan nasional.

Ia mengatakan para alumni yang berasal dari berbagai fakultas memiliki kapasitas akademik dan intelektual yang dapat menjadi masukan dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

“Banyak pemikir dan intelektual di IKA Unmul yang bisa memberikan sumbangan pemikiran kepada pemerintah provinsi, sehingga perhatian pemerintah pusat terhadap Kalimantan Timur bisa semakin besar,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Agus juga menyoroti peluang sinergi dengan program-program pemerintah pusat, khususnya dari Kementerian Pertanian.

Menurutnya, IKA Unmul bersama IKA Fakultas Pertanian harus siap menyambut berbagai program yang berpotensi membuka lapangan kerja bagi masyarakat dan alumni.

“Kalau ada program dari Kementerian Pertanian, kita harus sambung. Apalagi ada program pembukaan lahan pertanian di daerah. Itu peluang lapangan pekerjaan dan anggarannya juga dari kementerian. Masa kita tolak? Kita harus menyambutnya,” tegas Agus.

Melalui kepengurusan periode 2026–2031, IKA Unmul menargetkan organisasi alumni tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga mitra strategis universitas dan pemerintah dalam mendorong pembangunan Kalimantan Timur melalui program-program yang realistis, kolaboratif, dan berdampak langsung. (*)

Pos terkait