Linikaltim.id. SAMARINDA. Pemuda Pancasila (PP) menggelar Turnamen Tenis Meja Beregu di Lapangan Tembak Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) Samarinda, Jalan Siradj Salman, Gang Sejahtera, Kecamatan Samarinda Ulu pqda Jumat (14/11/2025).
Gelaran tersebut dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pemuda Pancasila ke-66 sekaligus memeriahkan Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025.
Wakil Ketua I Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) PP Kalimantan Timur (Kaltim) Agus Suwandy membeberkan bahwa Pemuda Pancasila sudah bertransformasi. Meninggalkan stigma lama dan mengusung paradigma baru sebagai organisasi beradab dan mitra strategis pemerintah.
Agus menegaskan bahwa Pemuda Pancasila kini tidak lagi mengandalkan kekuatan fisik, tetapi fokus pada kemampuan, intelektualitas, dan kontribusi nyata. Perubahan paradigma ini selaras dengan tuntutan zaman dan instruksi dari pengurus pusat agar Pemuda Pancasila menjadi organisasi yang bermanfaat bagi masyarakat serta mendukung program pemerintah di berbagai sektor.
Ia juga menyampaikan bahwa anggota PP saat ini tersebar di berbagai lini, mulai dari sektor legislatif, pemerintahan, hingga dunia usaha.
“Kalau bisa bermanfaat bagi satu orang saja itu baik, apalagi banyak orang. Yang penting jangan sampai mengganggu orang lain,” tegasnya pada Jumat (14/11/2025) di lokasi acara.
Dalam kesempatan itu, harapan disampaikan Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri memberikan apresiasi besar terhadap penyelenggaraan turnamen. Sebab dinilai mampu meningkatkan semangat olahraga dan menumbuhkan bibit atlet baru di Kota Tepian.
Ia mengucapkan selamat ulang tahun kepada Pemuda Pancasila serta menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian penguatan peran pemuda dalam pembangunan daerah.
Ia berharap kegiatan tingkat lokal ini dapat menjadi pijakan menuju kejuaraan tingkat nasional hingga internasional.
Kata Saefuddin, atlet-atlet tenis meja di Samarinda sebenarnya banyak dan berpotensi, tinggal diasah melalui pelatihan intensif dan kompetisi berkelanjutan.
Wakil wali kota juga menekankan bahwa kegiatan kepemudaan seperti ini membawa dampak positif bagi pembangunan Kota Samarinda. Sinergi antara organisasi masyarakat dan pemerintah disebut menjadi modal penting dalam memajukan sektor olahraga maupun kegiatan sosial lainnya.
“Semoga kegiatan seperti ini terus berjalan dan semakin kuat kontribusinya bagi kota,” kata Saefuddin. (*)



