Linikaltim.id. SAMARINDA. Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Maswedi terus memantai perkembangan pemasangan paving blok di SD 007 Lempake, Samarinda Utara.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pekerjaan infrastruktur sekolah berjalan sesuai rencana sekaligus memenuhi standar kualitas yang telah ditentukan.
Maswedi mengatakan, pemasangan paving blok menjadi kebutuhan penting bagi SD 007 Samarinda Utara karena kondisi halaman sekolah becek ketika hujan turun.
Lokasi sekolah yang berdekatan dengan area persawahan membuat kondisi tanah menjadi salah satu persoalan yang perlu segera ditangani.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas sekolah, tetapi juga menyulitkan siswa dan guru ketika melaksanakan berbagai kegiatan di halaman sekolah.
“Selama ini kegiatan di sekolah tidak bisa maksimal karena kondisi halaman cukup becek ketika hujan. Karena itu kami mengajukan kepada Pemerintah Kota (Samarinda) agar bisa direalisasikan pemasangan paving blok,” kata politikus dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) di Kantor DPRD Samarinda, Kamis (06/08/2026).
Ia mengapresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda yang telah merealisasikan usulan tersebut.
Menurutnya, pembangunan fasilitas sekolah harus diarahkan untuk memberikan lingkungan belajar yang lebih nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik.
Namun, Maswedi menegaskan pekerjaan tidak cukup hanya selesai secara fisik. Kualitas pengerjaan juga harus menjadi perhatian agar fasilitas yang dibangun dapat digunakan dalam jangka panjang.
“Kami meninjau pemasangan paving blok ini, termasuk memastikan syarat-syarat kualitas yang baik benar-benar dilaksanakan oleh pihak ketiga,” jelasnya.
Maswedi berharap pemasangan paving blok tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi sekolah. Halaman yang lebih layak akan membuat siswa dan guru lebih leluasa melaksanakan kegiatan, termasuk upacara dan aktivitas sekolah lainnya.
Dia pun berkomitmen mendorong pemerataan pembangunan fasilitas sekolah berdasarkan tingkat kebutuhan. Sekolah dengan kondisi paling mendesak, menurutnya, perlu menjadi prioritas agar anggaran yang tersedia dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. (adv/dprdsmr)






