Linikaltim.id. UJOH BILANG. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) siap menjadi bagian dari superhub ekonomi Ibu Kota Nusantara (IKN). Keunggulan komoditi beras padi gunung Mahulu, salah satu alasan kuat bagi Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh menyodorkan daerah yang dipimpinnya turut berperan mendukung ketahanan pangan IKN.
Bupati pun menguraikan dua alasan kuatnya. Pertama, hampir 80 persen masyarakat Mahakam Ulu menggantungkan nasibnya pada sektor pertanian. Kedua, lahan tersedia untuk pengembangan sektor pertanian masih tergolong luas dan potensial menjadi keunggulan daerah.
Padi gunung atau terkenal juga dengan sebutan beras mayas merupakan komoditi unggulan masyarakat Mahulu. Beras mayas memiliki tekstur pulen dan bau wangi yang khas. Masyarakat Kalimantan sudah lumrah dengan keunggulan beras mayas ini.
Pemkab bahkan resmi menjadikan padi gunung (padi lahan kering) ini sebagai produk unggulan daerah. Pada Kamis 9 Juni 2021 telah merilis produksi beras khas Mahakam Ulu dengan kemasan apik. Tersedia padi gunung kemasan isi 5 kilogram (kg) dan 10 kg. Juga beras Mayas khas Mahakam Ulu.
“Kami optimistis, dengan sinergi berbagai pihak, Mahulu dapat memainkan peran strategis dalam pengembangan IKN. Menyongsong masa depan yang lebih baik melalui pembangunan berkelanjutan,” ungkap Bupati dalam acara Seminar Laporan Akhir Kajian Pusat Pertumbuhan Daerah Penyangga IKN, di Hotel Ibis Samarinda pada Selasa (29/10/2024).
Berbagai langkah diambil Pemkab Mahulu untuk mendorong produktivitas beras mayas. Ada program hibah 10 hektare (ha) lahan per kampung. Lahan diperuntukkan bagi masyarakat kampung untuk pengembangan pertanian padi lahan kering maupun komoditas unggulan kakao.
Pemerintah juga secara reguler memberikan bantuan kepada petani. Misal bantuan biaya tanam sebesar Rp 2juta per ha, hibah alat mesin pertanian. Termasuk membantu pemasaran untuk beras tersebut.
Bupati juga membuat Peraturan Bupati (Perbup) sebagai payung hukum Roadmap Pengembangan Pertanian di Mahulu. Contoh, Perbup Mahakam Ulu 12/2021 tentang Bantuan Pengembangan Pertanian Tanaman Padi Lahan Kering. Dan Perbup 33/2022 tentang Bantuan Pengembangan Pertanian Tanaman Padi Lahan Kering dan Padi Lahan Basah. Kedua Perbup secara jelas dan tegas mendukung usaha pertanian.
Bupati juga menyampaikan bahwa pengembangan IKN akan mendorong peningkatan aktivitas ekonomi, infrastruktur, dan kualitas hidup, meskipun tetap diperlukan antisipasi terhadap potensi dampak negatif seperti tekanan lingkungan dan kesenjangan sosial (adv/pemkabmahulu/her)






