Linikaltim.id. SAMARINDA. Ketimpangan pembangunan sarana dan prasarana pendidikan di Samarinda yanh dinilai masih menjadi pekerjaan rumah besar. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda menilai pembangunan yang ada saat ini belum sepenuhnya merata, khususnya di wilayah pinggiran.
Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Passie, menyampaikan bahwa masih banyak sekolah yang belum mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak.
“Kita masih melihat pembangunan belum merata, masih banyak daerah pinggiran yang belum tersentuh optimal,” kata Novan diwawancarai di kantor DPRD Samarinda, Senin (05/05/2026).

Menurutnya, ketimpangan ini tidak hanya soal kualitas fasilitas, tetapi juga pengaruh terhadap proses belajar mengajar di sekolah.
“Ini yang akan kita petakan lagi ke depan, supaya (pembangunan) tidak hanya terpusat di kota,” tambah politikus Partai Golongan Karya (Golkar) itu.
Namun untuk saat ini, pemerintah memang sedang dibentukan dengan kebijakan efisiensi anggaran. Sehingga skala prioritas pembangunan diperketat. (adv/dprsmr)






