Ikan di Bendungan Benanga Kian Berkurang, Keluhan Nelayan ke Victor Juan

Viktor Juan, anggota DPRD Samarinda. (Foto : Eko Setyo).

Linikaltim.id. SAMARINDA. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Victor Juan, menyoroti serius persoalan kelangkaan ikan yang melanda kawasan Bendungan Benanga Lempake, Samarinda Utara.

Kondisi ini mencuat setelah para warga, khususnya nelayan, menyampaikan keluhan saat dirinya menggelar agenda reses di wilayah tersebut beberapa waktu lalu. Para nelayan mengungkapkan, populasi ikan menurun drastis dalam beberapa waktu terakhir.

Bacaan Lainnya

Victor Juan mengatakan bahwa persoalan ini bukan hanya soal menurunnya hasil tangkapan. Melainkan sudah menyentuh aspek keberlangsungan hidup masyarakat.

“Masalah yang dihadapi di sini sudah masuk kategori mendesak, khususnya bagi nelayan yang sangat bergantung pada hasil tangkapan ikan,” kata Victor Juan di Halaman masjid Sabilal Bendungan Benanga pada Minggu (16/11/2025).

Nelayan menyebutkan bahwa sedimentasi di aliran sungai telah mempersempit ruang hidup ikan dan mengganggu proses alami perkembangbiakkan ikan.

Selain sedimentasi, warga juga melaporkan dugaan adanya pencemaran dari limbah pabrik tahu yang mengalir ke sungai. Limbah tersebut menyebabkan kualitas air memburuk dan mengubah warna serta bau air di bendungan. Para nelayan mengaku semakin sulit menemukan ikan karena habitatnya rusak.

Faktor lain yang memperparah situasi adalah limbah dari aktivitas pertambangan yang mengalir ke daerah aliran sungai. Partikel dan material asing yang terbawa air membuat kondisi sungai semakin tercemar.

Para warga menyebutkan bahwa ini turut menyebabkan ikan menjauh atau mati sehingga populasi terus menurun.

Sebagai tawaran solusi, nelayan berharap pemerintah memberikan bantuan bibit ikan yang sesuai dengan karakter perairan Bendungan Benanga. Langkah ini diyakini dapat membantu memulihkan ekosistem secara bertahap dan menghidupkan kembali aktivitas perikanan warga.

Menanggapi aspirasi itu, Victor Juan menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan pemulihan ekosistem bendungan.

“Saya akan membawa persoalan ini ke rapat komisi dan berkoordinasi dengan dinas terkait. Kita perlu tindakan nyata mulai dari pengawasan limbah, penanganan sedimentasi, hingga bantuan bibit ikan untuk masyarakat,” tegas politikus Partai Demokrat itu.

Ia juga menambahkan bahwa penyelesaian masalah tidak boleh dilakukan setengah-setengah.

Menurutnya, pemerintah harus turun langsung memeriksa sumber pencemaran dan segera memberikan sanksi bagi pihak-pihak yang terbukti merusak lingkungan.

Dengan aspirasi yang telah dihimpun, Victor memastikan bahwa perjuangan masyarakat Bendungan Benanga akan dibahas di lembaganya. (adv/dprdsmr)

Pos terkait