Keseringan Nonton Video Pendek Bikin Otak Malas dan Menurunkan Fokus

KURANGI DURASI : Menonton video pendek secara terus menerus akan menurunkan ketahanan fokus seseorang.

Video Tiktok, short Youtube, hingga reels di Instagram menjadi konsumsi tontonan yang tak terhindarkan. Dampak sering menonton video berdurasi pendek akan menurunkan kemampuan fokus seseorang atau short attention span (rentang perhatian pendek). Seseorang jadi tidak tertarik  dan cenderung bosan untuk menonton film, membaca buku, atapun menonton video berdurasi panjang.

Berbagai penelitian dan jurnal ilmiah tentang hal ini sudah banyak dilakukan.

Bacaan Lainnya

Sering menonton video pendek diibaratkan seperti mengonsumsi informasi dalam bentuk kemasan. Dalam kepraktisannya, membuat seseorang kenyang duluan sehingga menolak atau lelah untuk menerima informasi dalam bentuk utuh.

Ketika seseorang mengalami short attention span, mereka lebih mudah terdistraksi dan sulit fokus untuk hal-hal dengan jangka waktu lama.

Dalam jurnal flourishing yang dipublikasikan Universitas Negeri Malang  menuliskan, menurut observasi yang dilakukan oleh Harahap et al. (2024), penggunaan TikTok pada anak usia dini berakibat negatif pada perkembangan kognitifnya. Dampak negatif dari video
TikTok di antaranya adalah kesehatan otak anak yang akan terganggu.

Dalam penelitian (Yang, 2023) adiksi dapat membawa kepuasan langsung bagi para pengguna media sosial
karena dopamin akan dihasilkan melalui proses tersebut.

Jika pengguna tidak mengendalikan atau menahan keinginannya tersebut akan
mengalami adiksi aplikasi video pendek.

Video pendek dirancang untuk menangkap perhatian dalam waktu singkat. Algoritma platform seperti TikTok dan Instagram dibuat untuk menyajikan konten yang sesuai dengan preferensi pengguna dalam waktu singkat, sehingga orang terus menonton tanpa henti.

Meski ini menyenangkan, otak kita jadi terbiasa menerima informasi dalam aliran cepat, sehingga kemampuan fokus dalam jangka panjang menurun.

Sebuah penelitian yang diterbitkan di International Journal of Science and Research menunjukkan bahwa konsumsi video pendek berlebihan berhubungan dengan penurunan prestasi akademik dan kemampuan kognitif siswa di India.

Dalam penelitian tersebut, responden menyatakan beberapa efek negatif akibat kebiasaan menonton video pendek secara berlebihan.