Linikaltim.id. SAMARINDA. Usai meresmikan program GratisPol untuk pendidikan di Kaltim, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) kini ‘kejar tayang’ dengan meresmikan umroh gratis.
Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kaltim, minta pemprov dapat menyosialisasikan petunjuk program umroh gratis tersebut.
Ketua Umum DPW BKPRMI Kaltim Akhmed Reza Fahlevi mengatakan, petunjuk teknis dan informasi terkait program, penting untuk calon penerima manfaat.
Reza membeberkan, informasi terkait umroh gratis bagi marbot diketahui sebagian masyarakat. Tetapi, untuk tata cara pendaftaran dan penyelenggaraannya, termasuk potensi perluasan program bagi penjaga rumah ibadah lain, masih belum utuh.
“Kami berharap tentu bukan hanya umroh gratis, tapi juga bisa meningkatkan insentif untuk guru ngaji,” ujar Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim ini pada Rabu (23/4/2025).
Sebagai ulasan, perlu diingat saat masa kampanye Gubernur Kaltim Rudy Mas`ud dan Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menjanjikan perhatian khusus peningkatan kesejahteraan pengurus masjid, guru mengaji, dan guru Tempat Pendidikan Al Qur’an (TPA).
Rencananya, pada 2025 ini Pemprov Kaltim akan memberangkatkan 600 pengurus masjid dan mushalla untuk melaksanakan ibadah umrah gratis.
Guna memastikan tepat sasaran program, Pemprov Kaltim akan memverifikasi calon penerima manfaat. Dengan melibatkan Dewan Masjid Indonesia dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Kaltim. (*)
