Linikaltim.id. BALIKPAPAN –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) berkomitmen dalam implementasi Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). Sebanyak 150 orang lingkup pemkab telah diberi pelatihan penginputan komitmen dan realisasi P3DN ke dalam sistem informasi pemerintah daerah (SIPD).
“Melalui SIPD, kita memiliki alat yang dapat membantu pelaporan komitmen dan realisasi penggunaan produk dalam negeri secara berkala dan akurat. Menyesuaikan dengan realisasi belanja barang/jasa serta belanja modal di masing-masing perangkat daerah. Pemenuhan ini adalah bagian dari kontribusi Kabupaten Mahulu untuk menjaga transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan dalam PBJ pemerintah,” tutur Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh saat gelar workshop awal November 2024 lalu di Balikpapan.
Bupati berharap, melalui SIPD komitmen dan ketaatan perangkat daerah untuk menggunakan produk dalam negeri konsisten terjaga. Sebab SIPD, dioptimalkan sebagai instrumen pelaporan dan monitoring P3DN.
Workhsop digelar oleh Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ). Narasumber yang dihadirkan adalah Kepala Bagian Pengelolaan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Anik Nurul Aini.
Pemberian pelatihan untuk 150 peserta itu guna memenuhi komponen penilaian Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK. Khususnya dalam PBJ sub-indikator Pemenuhan Indikator dengan Komitmen Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam penilaian baseline indikator kepatuhan P3DN.
“Memenuhi kebutuhan data yang akurat untuk MCP KPK pada area Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu Tahun 2024. Dengan fokus pada indikator yang mengukur pemenuhan komitmen TKDN dan realisasi PDN agar dapat disesuaikan dengan realisasi belanja di setiap perangkat daerah.
(adv/mahulu/min/her)






