Linikaltim.id. SAMARINDA. Transformasi Pasar Merdeka menjadi pasar tradisional yang bersih, tertata, dan nyaman menuai pujian dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda. Pasar Merdeka dulunya terkesan kumuh, kini menjelma sebagai pusat perbelanjaan rakyat yang modern dan humanis.
Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Andriansyah, mengungkapkan kekagumannya terhadap kondisi Pasar Merdeka saat ini. Ini membuktika bahwa pasar tradisional bisa dikelola secara profesional.
“Pasarnya bersih dan tertata. Ini bukti bahwa pasar tradisional juga bisa menjadi tempat belanja yang nyaman dan layak,” kata Andriansyah ditemui di Kantor DPRD Kota Samarinda pada Rabu (14/5/2025).
Menurut Politikus Partai Demokrat ini, citra negatif pasar tradisional menjadi salah satu alasan masyarakat enggan berkunjung. Padahal, pasar memiliki peran vital dalam perekonomian rakyat.
“Kalau orang datang dalam keadaan rapi, lalu disambut becek dan bau, tentu enggan belanja. Tapi Pasar Merdeka menghadirkan pengalaman berbeda, bersih, nyaman, dan terorganisir,” jelasnya.
Salah satu keunggulan Pasar Merdeka adalah sistem pengelolaan sampahnya yang sudah menerapkan konsep reduce, reuse, recycle (TPS 3R). Pengelola pasar bahkan menjalin kerja sama dengan pihak ketiga untuk pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.
Namun, Andriansyah mencatat kendala pasokan listrik masih menjadi hambatan operasional. “Peralatan sudah siap, tapi listriknya belum memadai. Ini harus segera diatasi agar pengolahan sampah bisa berjalan maksimal,” tambahnya.
Ia juga menyoroti pentingnya penguatan kelembagaan sebagai fondasi utama pengelolaan pasar secara berkelanjutan. Meski infrastruktur sudah baik, sistem kelembagaan dinilai masih perlu dibenahi.
Sebagai perbandingan, Andriansyah menyebut Pasar Segiri masih tertinggal dari segi kebersihan, kenyamanan, dan pengelolaan. Ia pun mendukung penuh rencana revitalisasi Pasar Segiri oleh Pemerintah Kota Samarinda.
“Saya mendukung penuh revitalisasi Pasar Segiri. Kalau bisa dibuat setara atau bahkan lebih baik dari Pasar Merdeka. Ini demi masa depan kota dan ekonomi rakyat,” pungkasnya. (adv)





