Linikaltim.id. SAMARINDA. Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Romadhony Putra Pratama, mendorong percepatan pembangunan pintu air di kawasan Selili. Ini merupakan langkah strategis untuk mengatasi banjir rob yang kerap melanda wilayah Samarinda Kota saat air Sungai Mahakam mengalami pasang.
Menurut Romadhony, persoalan banjir rob sudah berlangsung cukup lama dan menjadi keluhan masyarakat, khususnya warga di Daerah Pemilihan (Dapil) I yang meliputi Kecamatan Samarinda Ilir dan Samarinda Kota. Karena itu, penanganannya perlu menjadi prioritas pemerintah.
Ia menjelaskan, salah satu solusi yang dinilai paling efektif adalah pembangunan pintu air di kawasan hilir Sungai Karang Mumus, tepatnya di wilayah Selili. Infrastruktur tersebut sebelumnya juga telah masuk dalam rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.
“Pintu air itu memang sudah dicanangkan oleh wali kota. Kami di DPRD, khususnya dari Dapil I, tentu mendorong agar pembangunannya bisa segera direalisasikan,” kata Romadhony, diwawancarai di kantornya, Senin (29/06/2026).
Politikus dari Fraksi PDIP ini menyampaikan, banjir rob hampir selalu terjadi ketika air pasang, terutama saat fase bulan purnama. Kondisi tersebut menyebabkan genangan di sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman di Samarinda kota sehingga mengganggu aktivitas masyarakat.
Romadhony mengatakan seluruh anggota DPRD dari Dapil I memiliki pandangan yang sama bahwa persoalan banjir rob harus segera diselesaikan. Kehadiran pintu air diharapkan mampu mengendalikan masuknya air pasang ke kawasan permukiman dan pusat kota.
Meski demikian, ia mengakui hingga kini pembahasan teknis mengenai pelaksanaan proyek tersebut masih menunggu koordinasi lebih lanjut antara DPRD dan Pemkot Samarinda. Termasuk di dalamnya pembahasan mengenai skema pendanaan yang akan digunakan. (adv/dprdsmr)
