Linikaltim.id. SAMARINDA. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Helmi Abdullah, menerima audiensi jajaran Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) di Kantor DPRD Samarinda, Senin (29/06/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkenalkan kepengurusan baru organisasi. Mahasiswa juga menyampaikan sejumlah agenda yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
Helmi mengatakan, PMKRI menyampaikan rencana mengikuti agenda organisasi tingkat nasional yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Menurutnya, DPRD Samarinda menyambut baik kehadiran organisasi mahasiswa yang aktif membangun komunikasi dengan lembaga legislatif.
Politikus Partau Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu menilai sinergi antara mahasiswa dan pemerintah daerah penting untuk mendorong lahirnya berbagai gagasan dan kontribusi pembangunan daerah.
Helmi menjelaskan, PMKRI bisa menjadi wadah pengembangan kepemimpinan bagi para mahasiswa Katolik. Juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk meningkatkan kepedulian terhadap persoalan sosial di tengah masyarakat.
“Mereka juga menyampaikan berbagai program organisasi yang selama ini dijalankan. Sebagai organisasi mahasiswa, tentu mereka memiliki peran dalam membina anggotanya dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” kata Helmi, diwawancara usai hearing.
Ia berharap komunikasi yang telah terjalin antara DPRD dan organisasi kemahasiswaan dapat terus dipertahankan. Menurutnya, mahasiswa merupakan mitra strategis pemerintah yang mampu memberikan masukan, kritik, maupun gagasan konstruktif terhadap berbagai kebijakan publik.
Lebih lanjut, Helmi menegaskan DPRD Kota Samarinda terbuka menerima aspirasi dari seluruh organisasi kemasyarakatan maupun organisasi kemahasiswaan tanpa membedakan latar belakang.
Menurutnya, semakin banyak ruang dialog yang dibangun, maka semakin besar pula peluang lahirnya kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.
“Kami tentu membuka ruang komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi mahasiswa. Harapannya, sinergi ini dapat terus terjalin sehingga mahasiswa ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Samarinda melalui ide, kritik, maupun program-program yang positif,” tutupnya. (adv/dprdsmr)






