Linikaltim.id. SAMARINDA. Penutupan Bendungan Benanga di Samarinda Utara beberapa tahun lalu dikeluhkan warga sekitar. Selain kehilangan ruang rekreasi, pedagang di sekitar bendungan kehilangan mata pencaharian.
Warga Kelurahan Lempake menyampaikan keresahan itu kepada Victor Juan, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda.
Dalam dialog yang berlangsung hangat, warga menceritakan kawasan tersebut dulu ramai. Menjadi tempat berkumpul, berjualan, dan mencari rezeki.
Namun setelah pengelola menutup akses, aktivitas warga terhenti. Keadaan ini membuat perniagaan di sekitar mandek.
Mendengar keluhan itu, Victor Juan menyatakan keprihatinannya dan menegaskan bahwa penutupan ini harus menjadi perhatian serius.
“Potensi wisata di Bendungan Benanga sangat besar. Kalau tetap ditutup, kita rugi. Masyarakat di sekitar sini punya hak menikmati dan memanfaatkan kawasan ini,” kata Victor Juan,di Halaman Masjid Sabilal, Bendungan Benanga, Kelurahan Lempake pada Minggu (16/11/2025).
Victor juga menambahkan bahwa pembukaan kembali kawasan wisata tidak hanya akan menghidupkan kegiatan rekreasi. Tetapi juga dapat memberikan pemasukan bagi pemerintah melalui sistem retribusi.
Menurutnya, pengelolaan yang tepat mampu menciptakan manfaat ganda, baik untuk masyarakat maupun pemerintah daerah.
Ia mengaku telah menerima informasi bahwa penutupan dilakukan oleh Badan Wilayah Sungai (BWS), pihak yang memiliki kewenangan pengelolaan.
“BWS itu perpanjangan tangan dari kementerian. Saya sudah berbicara dengan beberapa pihak, dan saya akan tindak lanjuti agar ada manfaat yang baik untuk masyarakat Lempake,” Ujar Victor.
Victor menilai, BWS perlu membuka ruang dialog dengan masyarakat dan pemerintah daerah agar ditemukan formula pengelolaan yang tidak merugikan warga.
Warga menyambut baik penjelasan dan komitmen dari Victor Juan. Mereka berharap aspirasi tersebut tidak berhenti pada pertemuan reses. Tetapi berlanjut menjadi tindakan nyata di lapangan. Pembukaan kembali kawasan wisata dianggap sangat penting untuk memulihkan ekonomi lokal.
Dengan adanya keluhan dan harapan yang disampaikan, Victor menegaskan bahwa ia akan membawa persoalan ini ke meja pembahasan resmi.
Ia berjanji mendorong koordinasi lintas instansi demi mengembalikan Bendungan Benanga sebagai ruang publik yang bermanfaat dan hidup seperti dulu. (adv)



