Linikaltim.id. INTERNASIONAL. Federasi Sepak Bola Norwegia (NFF) menyisihkan sebagian keuntungan yang diperoleh dari keikutsertaan Timnas Norwegia di Piala Dunia FIFA 2026 untuk membantu masyarakat Gaza, Palestina. Langkah tersebut diumumkan melalui pernyataan resmi federasi pada Rabu (15/07/2026).
Bantuan kemanusiaan itu disalurkan melalui organisasi Médecins Sans Frontières (MSF) atau Doctors Without Borders yang selama ini aktif memberikan layanan medis di berbagai wilayah konflik, termasuk Gaza.
Total donasi yang diberikan mencapai 1,5 juta kroner Norwegia atau setara lebih dari Rp2 miliar. Dana tersebut berasal dari sebagian pemasukan yang diterima NFF setelah Timnas Norwegia sukses melangkah hingga babak perempat final Piala Dunia 2026.
Federasi menyebutkan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi kemanusiaan yang tengah dihadapi warga sipil di Gaza. Donasi difokuskan untuk mendukung layanan kesehatan dan kebutuhan darurat bagi masyarakat yang terdampak konflik.
Keputusan NFF mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan di Norwegia. Para pendukung sepak bola menilai olahraga tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk menunjukkan solidaritas kepada masyarakat yang membutuhkan.
Keberhasilan Timnas Norwegia di Piala Dunia 2026 memberikan tambahan pemasukan bagi federasi. Sebagian dari pendapatan tersebut kemudian dialokasikan untuk kegiatan sosial sebagai bentuk tanggung jawab kemanusiaan.
Langkah Norwegia turut menjadi perhatian komunitas sepak bola internasional. Aksi tersebut dinilai menunjukkan bahwa organisasi olahraga dapat memanfaatkan pendapatan dari turnamen besar untuk memberikan dampak positif di luar lapangan.
Melalui kerja sama dengan MSF, bantuan diharapkan dapat tersalurkan secara efektif kepada warga Gaza yang membutuhkan layanan medis, obat-obatan, dan bantuan kemanusiaan lainnya. NFF juga berharap langkah ini dapat menginspirasi federasi sepak bola maupun organisasi olahraga di berbagai negara untuk ikut berkontribusi dalam aksi kemanusiaan global.
