Linikaltim.id. SAMARINDA. Curhatan seorang pasien BPJS di akun Yurizaltrich di Threads menjadi tragis saat pemilik akun diinfokan telah meninggal dunia akibat lambat ditangani.
Pada 23 Juli dia mengunggah keluhan : 8 jam blm dpt ruangan🥲. Gamau spill RS nya, soalnya gue pake bpjs🥺.
Curhatannya malah membuat beberapa akun tenaga kesehatan berkomentar dengan kalimat hujatan.
Salah satu yang menghujat diduga seorang dokter lulusan Universitas Mulawarman (Unmul) yang bertugas di Rumah Sakit Inche Abdul (IA) Moeis Samarinda yang merupakan rumah sakit plat merah.
Akun terduga sudah tak aktif lagi, pun tak ada klarifikasi dari pihak rumah sakit terkait dokter dr. Renanda Maulidya Fadyla dengan akun Threads NandaFadyla_ .
Kabar meninggalnya pemilik akun Yurizaltrich diinfokan oleh sepupunya yang ikut berkomentar di postingan tersebut.
“Yurizal sender ini sepupu saya, sudah meninggal 31 juli kemarin, karena terlambat ditanganin RS karena sudah gawat bgt 🙏 maafin sepupu saya kalo curhat gini di threads, sebelumnya dia sakit ga pernah cerita2 kmn bahkan ke keluarga, apa2 nyimpen sendiri 🙏 sudah ya jgn ada hate lg di sini 🙏”.
Kasus ini menyeret beberapa nama tenaga kesehatan, adapun mereka yang diduga kuat terlibat karena menghujat pasien Yurizaltrich adalah :
dr. Elda Putri Rahardini, M.D., Ph.D., alumni UGM dan penerima beasiswa LPDP.
dr. Benny Christian Sihombing, anak guru asal Sumatera Utara yang merupakan alumni fakultas kedokteran UI. @bennychrstn telah mengunggah video permintaan maaf.
Dika dengan akun 1amdika. Namun akun sosmednya dibatasi. Dika Purnomo Aji diduga alumni Keperawatan Universitas Diponegoro yg juga sudah lulus Profesi Ners di Undip.
dr. Renanda Maulidya Fadyla, @nandafadyla_ alumni Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman yang merupakan dokter jaga IGD, RSUD Inche Abdoel Moeis Samarinda.
Akun Uray Rifan Sofwan. Tak ada informasi publiknya, tinggal di Pontianak. (*)
