Ananda Emira Moeis Sampaikan Belasungkawa Kepergian Awang Faroek Ishak

Ananda Emira Moeis, Wakil Ketua DPRD Kaltim.

Linikaltim.id. SAMARINDA – Duka disampaikan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) Ananda Emira Moeis, sepeninggal Awang Faroek Ishak, Gubernur ke-9 Kaltim.

“Masyarakat Kaltim tentunya sangat kehilangan. Beliau adalah orang baik, pemimpin yang meninggalkan begitu banyak warisan bagi masyarakat Kalimantan Timur,” kata Ananda pada Senin (24/13/2024)

Bacaan Lainnya

Menurutnya, belasungkawa atas kepergian tersebut sepatutnya dirasakan masyarakat Kaltim. Mengingat sosok Awang Faroek Ishak merupakan pemimpin yang mengukir banyak sejarah.

Politisi Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) itu mengatakan, banyak mega proyek yang berhasil Awang Faroek bangun.

Salah satu yang populer adalah perjuangan pembangunan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda.

Kemudian, rinci Ananda, ada Bandar Udara (Bandara) APT Pranoto Samarinda. Bandara Maratua.

Selain bandara ada juga Jembatan Mahakam IV atau Jembatan Kembar Mahakam yang juga dibangun sebagai langkah solutif memadatnya transportasi di Kaltim.

Tak lupa, Nanda menyebut, Awang Faroek sebagai penggagas Beasiswa Kaltim Cemerlang dan berhasil mengeksekusi program tersebut. Juga masih banyak lagi kebijakan bersejarah lainnya.

“Beliau adalah sosok pemimpin yang hebat dan visioner. Masa kepemimpinannya ada jalan tol hingga bandara. Mari kita doakan semoga almarhum husnul khatimah, dan semua keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” bebernya.

Untuk diketahui, jenazah mantan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak akan dimakamkan di pemakaman keluarga di pemakaman keluarga, Kuburan Muslimin Sukarame, Kota Tenggarong, Kutai Kartanegara.

Awang Faroek Ishak meninggal di RSUD Dr Kanujoso Djatiwibowo pada Minggu (21/12/2024) pukul 21.00 Wita. Kondisi kesehatannya memang sedang kritis hingga harus dibawa ke rumah sakit plat merah di Balikpapan itu. Sejak 2015 Awang Faroek mengalami bell’s pasly, dan harus beraktivitas menggunakan kursi roda. Namun dia tetap aktif di dunia politik, masuk dalam dunia legislatif, semenjak tak menjadi Gubernur lagi.