Awang Faroek Ishak Tutup Usia

Foto : instagram/Donna Faroek

Linikaltim.id. SAMARINDA.Wafatnya mantan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) ke-9 Awang Faroek Ishak dikonfirmasi Dayang Donna Faroek di penghujung waktu Minggu, 22 Desember 2024.

Melalui akun instagram-nya, anak kedua  Awang Faroek itu menyebut ayahnya sebagai sosok pemimpin yang penuh dedikasi dan cinta ke masyarakat Kaltim. Donna pun memohon doa untuk ayahnya.

Bacaan Lainnya

Pemilik nama asli Dayang Donna Walfiaries Tania itu menuliskan, bahwa ayahnya berpulang pada 22 Desember 2024 pukul 21.00 Wita.

Dari informasi yang dihimpun linikaltim.id  Awang Faroek menghembuskan napas terakhirnya di RSUD Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan. Jenazahnya akan dibawa dan dikebumikan di tanah kelahirannya di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) esok pagi.

Awang memang mengalami penurunan kesehatan semenjak teserang Bell’s Palsy 2014 lalu. Namun dia mampu melewati dan menyelesaikan masa kepemimpinannya meski harus di kursi roda.

Pria kelahiran 31 Januari 1948 itu juga masih aktif usai lepas dari jabatan Gubernur. Terbukti dari terpilihnya Awang menjadi anggota DPR RI daerah pemilihan Kaltim periode 2019 – 2024.

REKAM KEPEMIMPINAN

Awang Faroek tercatat 2 kali periode memimpin Kaltim. Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) merupakan salah satu peninggalan proyek infrastrukturnya yang sangat visioner.

Tak hanya jalan tol, banyak proyek infrastruktur peninggalan Awang Faroek lainnya yang membuat masyarakat Kaltim semakin maju.

Ada Jembatan Mahakam IV atau populer dengan Jembatan Kembar Mahakam. Bandara APT Pranoto Samarinda. Plenary Hall Sempaja Samarinda. Stadion Utama Palaran.

Sikap yang sangat berani juga pernah diambil Awang. Yaitu penolakan Awang terhadap pembangunan pabrik semen di kawasan Gunung Sekerat, Kutai Timur (Kutim). Saat itu Awang memperhitungkan ketersediaan air baku untuk air bersih Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Maloy, jika pabrik itu hadir.

Dari segi pembangunan kesehatan, Awang juga mengembangkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie Samarinda menjadi rumah sakit gedongan yang punya fasilitas penanganan penyakit jantung terbaik di luar pulau Jawa.

Jelang masa akhir usianya, kabar Awang Faroek sempat mencuat ke publik. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil mantan Awang Faroek Ishak terkait kasus dugaan korupsi izin usaha pertambangan (IUP) di Kaltim. Menyeret nama anaknya, Donna dan satu nama pengusaha. Namun kasus tersebut jalan di tempat hingga kabar duka ini datang.

Semoga berbagai kemajuan di Kaltim menjadi amal ibadah bagi almarhum Awang Faroek. Tidak dipungkiri, banyak kinerja masa kepemimpinan Awang Faroek mewariskan kemajuan di Kaltim saat ini. Selamat jalan, Pak. Doa kami kirimkan.

Pos terkait