Asa Borneo FC Buru Gelar Perdana

BERJUANG. Pemain Borneo FC saat menjajal official training di Stadion Gelora Bangkalan, Selasa (14/5) sore. (Foto: Borneo FC)

Linikaltim.id  Sepuluh tahun mentas di kasta teratas sepak bola nasional, Liga 1 musim ini menjadi pencapaian terbaik Borneo FC. Tim kebanggaan urang Samarinda ini berhasil menutup musim sebagai pemuncak klasemen, dengan raihan 70 poin, berselisih 8 angka dari Persib Bandung yang menduduki posisi kedua.

Namun format liga yang berubah, membuat tim berjuluk Pesut Etam itu tak lantas berhasil menjuarai Liga 1. Borneo kembali akan berjuang di fase Championship Series, yang mempertemukan empat tim teratas, untuk memastikan predikat juara sesungguhnya.

Bacaan Lainnya

Rabu (15/5) malam akan menjadi ujian perdana Pesut Etam di babak empat besar kali ini. Anak asuh Pieter Huistra ini bakal menghadapi Madura United di laga leg pertama yang akan dimainkan di Stadion Gelora Bangkalan. Tentu bukan hal mudah, mengingat di sua terakhirnya 17 April lalu, Borneo FC dipaksa menyerah 0-4 atas Madura United di Stadion Batakan Balikpapan.

Kabar baiknya, di laga ini, empat pemain Pesut Etam yang memperkuat Timnas U-23 sudah kembali bergabung. Sehingga bisa dipastikan bisa memperkuat daya juang anak-anak Samarinda ini. Meski, dua di antaranya kembali dalam posisi cedera, yakni Komang Teguh dan Ikhsan Nul Zikrak.

Ya, kondisi Borneo FC memang tak seideal kala mereka mampu mencatatkan rekor 19 laga tanpa kekalahan. Selain dua nama di atas, Pesut Etam sudah pasti tak akan diperkuat Leo Lelis dan Agung Prasetyo yang sudah cedera sejak awal. Termasuk kiper utamanya, Nadeo Argawinata yang harus absen akibat mendapat kartu merah langsung di pertandingan terakhirnya di reguler series.

“Saya berharap keempat pemain yang kembali dari timnas bisa bermain. Sayangnya dua pemain kembali dalam kondisi cedera, ini memang tidak begitu bagus,” ucap Huistra dalam konferensi persnya, Selasa (14/5) sore.

Meski begitu, Huistra tetap percaya dengan kemampuan timnya. Siapa pun yang akan diturunkan di laga nanti, disebut sudah tahu apa yang harus dikerjakan.

“Kami sangat siap untuk besok,” tegasnya.

Semangat optimisme juga disuarakan Silverio Junio, yang mengaku siap berjuang keras untuk bisa membawa Pesut Etam meraih titel juara liga perdananya. Pemain belakang berpaspor Portugal itu menyebut ia dan rekan lainnya sudah siap untuk bertarung.

“Ini berbeda, karena permainan akan berlangsung selama 180 menit (2 laga home dan away). Tapi kami sudah siap untuk dua laga ini,” tegasnya.

Sementara itu di kubu tuan rumah juga bukan tanpa masalah. Jelang Championship Series, Madura United sudah dipastikan tak didampingi pelatih Maurizio Sousa. Pelatih asal Brazil itu dengan alasan pribadi tak bersedia memperpanjang kontraknya, tepat sebelum laga ini dimulai.

“Saya tak senang mendengarnya, tapi di laga terakhir melawan kami, mereka juga tanpa pelatih dan bisa menang 4-0. Yang jelas, kami harus percaya diri dan merasakan hal yang bagus untuk laga besok,” Huistra memungkasi.