Direktur RS IA Moeis Tegaskan Laporan ke Inspektorat 4 Agustus

Direktur RSUD IA Moeis Samarinda, dr.Osa Rafshodia. (Foto ist)

Linikaltim.id. SAMARINDA. Ujung pangkal proses sanksi terhadap dr. Renanda Maulidya Fadyla masih belum jelas arahnya. Di non aktifkan tiga hari dan

Pelaksana Tugas (Plt) Inspektorat Samarinda Firdaus Akbar menyebut, per jam 10 pagi Kamis (6/8/2026) belum ada laporan soal dr. Renanda.

Bacaan Lainnya

Hal itu mematahkan pernyataan dr. Osa Rafshodia, Direktur Rumah Sakit (RS) Inche Abdul (IA) Moeis pada Rabu (5/8/2026).

Dihubungi Linikaltim.id via whatsapp, dr.Osa meluruskan dan menegaskan bahwa laporan telah dibuat.

“Sudah saya hubungi tadi Plt. Inspektorat dan menjelaskan bahwa laporan sudah disampaikan ke inspektorat tanggal 4 Agustus,” ujar dr. Osa.

Nama dr. Renanda terseret dalam kasus cyber bullying terhadap pasien BPJS melalui akun Threads.

Renanda ikut berkomentar dengan menuliskan : bacot nih pasien. Celakanya, keluhan pasien 22 Juli itu ternyata menjadi utas terakhirnya. Sebab, pemilik akun Yurizaltrich berpulang pada 31 Juli 2026 akibat lambat ditangani.

Sampai saat ini rumah sakit tempat Yurizaltrich belum diketahui, keluarga juga tidak memperpanjang masalah tersebut.

Namun berpulangnya pasien justru membuat kasus ini makin viral. Sangat disayangkan, sebab beberapa tenaga kesehatan bukannya membuat tenang, malah menuliskan kalimat yang tidak berempati. (*)

Pos terkait