Linikaltim.id. TENGGARONG – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kutai Kartanegara (DPMD Kukar) meminta setiap rukun tetangga (RT) memaksimalkan penggunaan dana Rp150 juta agar tepat sasaran dan benar-benar menjawab kebutuhan mendesak masyarakat.
Kepala DPMD Kukar, Arianto, menegaskan bahwa anggaran tersebut tidak harus dihabiskan untuk satu jenis kegiatan saja. Menurutnya, fleksibilitas perencanaan penting agar setiap RT dapat merespons kebutuhan yang paling mendesak.
“Tidak semua kegiatan harus ditopang dana Rp150 juta. Jika ada prioritas lain yang lebih diperlukan warga, anggaran bisa diarahkan ke sana,” ujar Arianto.
Ia mencontohkan penyediaan fasilitas transportasi untuk keperluan layanan kesehatan sebagai salah satu kebutuhan yang manfaatnya bisa langsung dirasakan. Kebutuhan seperti ini dinilai harus mendapat ruang dalam perencanaan karena berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, Arianto juga mendorong peningkatan keamanan lingkungan dengan memanfaatkan teknologi. Menurutnya, sebagian anggaran RT bisa dialokasikan untuk memperkuat sistem ronda malam melalui perangkat modern.
“Siskamling bisa diperbarui dengan pemasangan CCTV atau dukungan aplikasi keamanan. Pembiayaannya bisa diambil sebagian dari dana RT,” jelasnya.
Kebutuhan penerangan jalan umum (PJU) disebut turut menjadi aspirasi yang banyak disampaikan warga. Arianto menilai pembangunan PJU skala RT dapat dilakukan dengan skema kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah desa.
“Warga bisa membantu dari sisi sumber listrik, sementara peralatan seperti tiang, lampu, dan kabel dapat disiapkan pemerintah. Dalam satu RT, jalur sepanjang satu kilometer sudah bisa dibangun dengan belasan titik lampu,” tuturnya.
Ia memastikan DPMD Kukar tetap melakukan sinkronisasi usulan RT dengan regulasi agar tidak berbenturan dengan kewenangan instansi lain. Dengan demikian, setiap program yang dijalankan memiliki landasan hukum yang kuat dan memberikan dampak nyata.
“Yang kami dorong adalah kegiatan yang benar-benar terasa manfaatnya bagi masyarakat, baik untuk keamanan, kenyamanan, maupun pelayanan dasar,” pungkas Arianto. (Adv/DPMD Kukar)
