DPMD Kukar Kawal Program Internet Gratis Desa: 29 Desa Sudah Terlayani, Target Merata 2026

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr Aulia Rahman Basri dan Wabup H Rendi Solihin meninjau ketersediaan jaringan internet di Desa Sungai Bawang pada bulan Juli 2025 lalu

Linikaltim.id. TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat agenda digitalisasi wilayah melalui Program Internet Gratis Desa yang menjadi salah satu prioritas dalam misi Kukar Idaman Terbaik. Program ini ditargetkan menyebar merata ke seluruh desa pada 2026.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar memastikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program tersebut, khususnya dalam pendataan desa dan kesiapan infrastruktur dasar.

Bacaan Lainnya

Kepala DPMD Kukar, Arianto, menyebut pelaksanaan teknis internet gratis berada di bawah koordinasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Namun, DPMD memegang peran krusial untuk memastikan setiap desa memiliki data valid serta kesiapan lokasi sebelum instalasi dilakukan.

“Kalau implementasi internet gratis dijalankan Diskominfo dan melibatkan pemerintah desa, maka kami harus mendukung. Tugas kami memastikan data dari desa cepat dan akurat agar proses verifikasi berjalan lancar,” ujar Arianto, Kamis (27/11/2025).

Arianto mengungkap, hasil uji coba layanan internet sebelumnya menemukan kendala di sejumlah desa yang permukimannya belum teraliri listrik, seperti di Sungai Bawang (MuaraBadak) dan Loa Ulu.

Untuk mengatasi hal itu, pemerintah menyiapkan opsi panel surya atau sambungan listrik PLN agar layanan internet bisa berfungsi optimal di desa target. “Masyarakat bisa mendapatkan akses internet sekaligus listrik melalui panel surya, atau sambungan PLN bila tersedia, tergantung kondisi desa,” jelasnya.

Hingga kini, tercatat 29 desa di Kukar telah menikmati layanan internet gratis sebagai langkah pemerintah menghapus blank spot serta membuka akses informasi ke daerah terpencil.

Yang menarik, program ini tidak hanya menyasar kantor desa yang sebagian besar sudah memiliki akses internet—tetapi diprioritaskan untuk masyarakat yang selama ini belum terjangkau layanan komersial.

Arianto memastikan pendistribusian layanan akan dilakukan secara bertahap berdasarkan hasil verifikasi kesiapan infrastruktur, kondisi kelistrikan, hingga kebutuhan masing-masing desa.

Program Internet Gratis Desa menjadi salah satu penunjang utama misi Kukar Idaman Terbaik di bawah kepemimpinan Bupati Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Rendi Solihin. Pemerataan layanan digital dinilai penting untuk memperkuat kualitas pelayanan publik, pendidikan, ekonomi kreatif, hingga literasi masyarakat.

Tak hanya fokus di daratan, pemerataan akses internet juga diarahkan untuk menjangkau kawasan pesisir, hulu, dan wilayah terpencil yang selama ini sering tertinggal secara digital.

“Ke depan, kami bekerja bersama Diskominfo dan pemerintah desa agar layanan internet gratis benar-benar menjangkau masyarakat. Harapannya akses informasi, pendidikan, dan peluang ekonomi makin merata di seluruh Kukar,” pungkas Arianto. (Adv/DPMD Kukar)