DPMD Kukar Usulkan Kenaikan Insentif Kader Posyandu, Perkuat Layanan Kesehatan Dasar di Desa

TINJAUAN: Kabid Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Ekonomi Desa DPMD Kukar Elvandar bersama jajaran Pemkab Kukar saat tinjauan Posyandu Desa Sebulu. (Linikaltim.id)
TINJAUAN: Kabid Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Ekonomi Desa DPMD Kukar Elvandar bersama jajaran Pemkab Kukar saat tinjauan Posyandu Desa Sebulu. (Linikaltim.id)

Linikaltim.id KUTAI KARTANEGARA. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) mengusulkan peningkatan insentif bagi kader posyandu.

Langkah itu diambil untuk memperkuat pelayanan kesehatan dasar hingga ke tingkat desa, sekaligus memberikan apresiasi atas peran strategis kader dalam mendampingi masyarakat.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Ekonomi Desa DPMD Kukar Elvandar menjelaskan, usulan kenaikan insentif merupakan bagian dari kebijakan Bupati Kukar dalam memaksimalkan pelayanan kesehatan berbasis komunitas.

“Agar memaksimalkan pelayanan kesehatan masyarakat hingga ke tingkat desa,” ujar Elvandar, Kamis (26/6/2025).

Saat ini, kader posyandu menerima insentif sebesar Rp 250 ribu per bulan. Menurut Elvandar, jumlah tersebut belum mencerminkan beban kerja yang semakin kompleks, terutama dengan bertambahnya program-program kesehatan yang dilaksanakan di desa.

“Nominalnya memang masih dalam pembahasan, tetapi intinya pasti akan ada kenaikan agar lebih layak,” jelasnya.

DPMD Kukar juga tengah mengupayakan agar usulan itu bisa direalisasikan dalam waktu dekat melalui dukungan anggaran yang akan disiapkan pada tahun anggaran berikutnya.

“Kami berharap usulan itu dapat segera disetujui dan menjadi bagian dari alokasi anggaran tahun depan,” katanya.

Elvandar menambahkan, keberadaan kader posyandu sangat vital dalam menjaga kesehatan keluarga, mulai edukasi ibu dan anak, pemantauan balita, hingga pengawasan gizi dan pencegahan stunting.

“Kader posyandu adalah ujung tombak pelayanan kesehatan dasar, jadi dukungan seperti itu sangat dibutuhkan untuk keberlanjutan program,” pungkasnya. (Adv/DPMD Kukar)

Pos terkait