Eks Gubernur Kaltim Belum Penuhi Panggilan KPK, Termasuk ROC yang Dicekal ke Luar Negeri

PEMERIKSAAN ULANG: Lima orang terakhir yang dijadwalkan diperiksa KPK di Kantor BPKP Kaltim pada Rabu (2/10/2024), dua di antaranya tak bisa hadir, yakni AFI dan ROC.
PEMERIKSAAN ULANG: Lima orang terakhir yang dijadwalkan diperiksa KPK di Kantor BPKP Kaltim pada Rabu (2/10/2024), dua di antaranya tak bisa hadir, yakni AFI dan ROC.

Linikaltim.id SAMARINDA. Pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus bergulir. Demi mengetahui secara terang benderang peran dari setiap orang, penyidik secara maraton memanggil pihak yang berkaitan dengan izin pertambangan.

 

Bacaan Lainnya

Meski pemeriksaan di Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kaltim telah selesai, penyidik masih berupaya memeriksa seluruh yang berkaitan dengan tiga orang yang sudah ditetapkan tersangka.

 

Rabu (2/10) lalu, penyidik sejatinya menjadwalkan lima orang yang diduga kuat erat kaitannya dalam kasus tersebut. Mereka adalah AFI mantan gubernur Kaltim dua periode (2008–2013 dan 2013–2018).

 

Ada juga DDWT yang diduga Dayang Donna Walfiaries Tania, ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kaltim yang juga anak kedua dari AFI.

 

Selain itu, ada ZI, aparatur sipil negara yakni Zakariyansyah Iban, yang diduga erat kaitannya dengan DDWT. Termasuk Wahyu Widhi Heranata (WWH) selaku mantan kepala Dinas ESDM Kaltim. Ada pula satu inisial yang disampaikan KPK yakni ROC, diduga Rudy Ong Chandra yang masuk daftar pencekalan ke luar negeri.

 

ROC merupakan komisaris di PT Sepiak Jaya Kaltim. Setelah ditelusuri, ada map terkait aktivitas diduga pertambangan yang muncul terkait perusahaan tersebut. Lokasi itu berada di Menamang Kanan, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, tak jauh dari Taman Nasional Kutai (TNK).

 

Namun, dua dari lima orang tersebut meminta penjadwalan ulang untuk agenda pemeriksaan. Keduanya adalah AFI dan ROC. “Ya, AFI minta penjadwalan ulang, termasuk ROC,” tegasnya. Namun, Tessa tak memerinci kapan penjadwalan ulang tersebut.

Pos terkait