Golkar Kaltim Tegaskan Solid di Pilkada Pasca-Mundurnya Airlangga Hartarto

Sekretaris DPD Golkar Kaltim M Husni Fahruddin
Sekretaris DPD Golkar Kaltim M Husni Fahruddin

linikaltim.id SAMARINDA. Di tengah gejolak politik yang terjadi pasca-mundurnya Airlangga Hartarto dari kursi ketua umum Partai Golkar, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kalimantan Timur (Kaltim) menegaskan komitmen mereka solid dan fokus dalam menjalankan strategi politik di daerah.

Sekretaris DPD Golkar Kaltim M Husni Fahruddin yang akrab disapa Ayub menyatakan, meski terjadi perubahan di level pusat, struktur kepengurusan di Kaltim tetap stabil dan kuat. “Golkar Kaltim bukan sekadar bertahan, tetap dalam posisi yang kuat meski mengalami berbagai ujian politik,” tegas Ayub.

Bacaan Lainnya

Partai berlambang pohon beringin itu memiliki sejarah panjang dalam menghadapi berbagai krisis politik, mulai era orde baru hingga konflik kepemimpinan di masa Agung Laksono dan Aburizal Bakrie. “Golkar selalu mampu mengatasi tantangan dan keluar lebih kuat,” ujarnya.

Di tengah perubahan kepemimpinan, Golkar Kaltim tetap memberikan penghargaan tinggi atas kontribusi Airlangga yang telah memimpin partai sejak 2017. “Dedikasi Pak Airlangga sangat kami hargai. Partai telah teruji, dan kami komitmen melanjutkan perjuangan menuju kemenangan,” tambahnya.

DPD Golkar Kaltim kini menunggu keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) mengenai pengganti sementara Airlangga, yang rencananya akan diumumkan dalam rapat pleno Selasa (13/8/2024). “Kami akan patuh pada keputusan DPP. Arahan dari pusat akan kami laksanakan dengan sepenuh hati,” tegas Ayub.

Dia memastikan agenda Pilkada di Kaltim akan tetap berjalan sesuai rencana, termasuk rekomendasi bakal pasangan calon (bapaslon) yang telah ditetapkan. “Surat Keputusan (SK) rekomendasi dari DPP tetap berlaku. Pilkada Kaltim akan berlangsung seperti yang direncanakan,” jelasnya.

Dengan target ambisius dari DPP Golkar untuk memenangkan lebih 60 persen Pilkada di Kaltim, Ayub menegaskan fokus partai tidak akan terganggu perubahan di tingkat pusat.

“Meskipun ada perubahan di pusat, kemenangan Pilkada adalah prioritas kami. Tradisi kemenangan pileg harus diikuti dengan hasil yang lebih baik di Pilkada,” tegasnya menunjukkan tekad Golkar untuk tetap unggul di kancah politik lokal.

 

Pos terkait