Indeks Pembangunan Manusia Kaltim Naik Jadi 78,9, Harapan Hidup Bertambah

Salah satu Sekolah Dasar (SD) di Sangatta Kutai Timur (foto: Amin/linikaltim.id)

Linikaltim.id, SAMARINDA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat provinsi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalimantan Timur tahun 2024 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.

IPM Kaltim tahun 2024 mencapai 78,79 meningkat 0,59 poin (0, 75 persen) dibandingkan tahun sebelumnya (78, 20 persen).

Bacaan Lainnya

Peningkatan IPM 2024 terjadi pada semua dimensi, baik umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, dan standar hidup layak.

“Pada dimensi umur panjang dan hidup sehat, bayi yang lahir pada tahun 2024 memiliki harapan untuk dapat hidup hingga 74,94 tahun, meningkat 0,22 tahun dibandingkan dengan mereka yang lahir pada tahun sebelumnya. Sumber data umur harapan hidup saat lahir menggunakan hasil Long Form SP2020 (SP2020-LF),” kata Kepala BPS Kaltim, Yusniar Juliana, Senin 2 Desember 2024 dalam rilisnya.

Sementara, pada dimensi pengetahuan, harapan lama sekolah (HLS) penduduk umur 7 tahun meningkat 0,01 tahun dibandingkan tahun sebelumnya, dari 14,02 menjadi 14,03 tahun, sedangkan rata-rata lama sekolah (RLS) penduduk umur 25 tahun ke atas meningkat 0,03 tahun, dari 9,99 tahun menjadi 10,02 tahun pada tahun 2024. Sumber data HLS dan RLS menggunakan hasil Susenas Maret.

Dimensi standar hidup layak yang diukur berdasarkan rata-rata pengeluaran riil per kapita per tahun (yang disesuaikan) meningkat Rp 591 ribu (4,48 persen) dibandingkan tahun sebelumnya. Sumber data pengeluaran riil per kapita per tahun menggunakan hasil Susenas Maret.

Pembangunan manusia di Kaltim terus mengalami kemajuan. Selama 2020-2024, IPM Kaltim sudah berada di level “tinggi” rata-rata meningkat sebesar 0,93 persen per tahun.

Pos terkait