Infrastruktur dan Air Bersih Jadi Keluhan Utama Warga

Sani Bin Husain, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda. (Foto : Eko Setyo).

Linikaltim.id. SAMARINDA. Hasil reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda Sani Bin Husain menemukan sejumlah persoalan dasar yang masih menjadi keluhan utama masyarakat. Terutama masyarakat di daerah pemilihan (dapil) yang dimenanginya, Samarinda Ulu.

Sani mengungkapkan bahwa terdapat dua isu dominan yang paling banyak disampaikan warga yaitu infrastruktur dan ketersediaan air bersih di berbagai wilayah.

Bacaan Lainnya

“Permasalahan yang juga paling sering disampaikan masyarakat adalah kondisi jalan dan drainase, serta akses dan kualitas air bersih,” kata Sani di kantor DPRD Samarinda pads Selasa (26/05/2026).

Ia menilai, kedua persoalan tersebut menjadi kebutuhan dasar yang harus segera ditangani oleh pemerintah daerah.

Aspirasi yang dihimpun melalui reses tersebut akan disesuaikan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Wali Kota.

Sani menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan seluruh aspirasi masyarakat agar dapat direalisasikan melalui program pembangunan.

“Kalau tidak diperjuangkan, maka kehadiran kami sebagai wakil rakyat tentu tidak memiliki makna,” tegasnya.

Politisi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu berharap, hasil reses ini dapat menjadi acuan bagi pemerintah dalam menentukan prioritas pembangunan ke depan. Reses juga amanat undang-undang yang mana hasilnya sepatutnya menjadi acuan pemerintah dalam merancang pembangunan.

Tiap tahun rata-rata 40-50 jalan berlubang yang dikeluhkan warga. Sebagai solusi jangka pendek, persoalan infrastruktur ringan telah dilakukan Sani bersama partai yang membesarkannya. Yaitu menambal berbagai titik jalan berlubang di dapilnya. Tahun lalu total  53 titik keluhan jalan berlubang yang sudah dia respons.

Sani berharap gerakan konkret ini mampu memberikan contoh. Bahwa pemerintah juga bisa memberikan langkah konkret jangka pendek untuk masalah yang dikeluhkan warga. Apalagi soal lubang jalan, yang memang sepatutnya direspons.  Sebab jalan rusak erat kaitannya dengan keselamatan pengguna jalan.

(*)