Johal Fajal DPRD Samarinda Dorong Operasional Pasar Pagi Lebih Cepat

Tampilan Pasar Pagi baru. Pertengahan Juli 2025 lalu, DPRD Samarinda sempat meninjau. Progres pembangunan aman. Dewan berharap cepat dibuka. (Foto : Eko Setyo)

Linikaltim.id. SAMARINDA. Operasional Pasar Pagi baru ditargetkan akhir tahun ini. Kabarnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) kini masih menyelesaikan sistem aplikasi pendataan pedagang sebagai salah satu persiapan utama.

Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Joha Fajal, menyoroti hal ini.

Bacaan Lainnya

Menurut informasi yang diterima DPRD, seluruh persoalan terkait ketersediaan lapak atau lokasi berdagang sudah dinyatakan aman oleh pihak dinas. Data pedagang yang sebelumnya sempat menjadi persoalan, juga diklaim telah terselesaikan.

“Kepala dinas sudah menyampaikan bahwa tidak ada masalah antara jumlah pedagang dan ketersediaan tempat. Jadi kami anggap aman,” ujar Joha, akhir pekan lalu.

Komisi II sebelumnya juga telah meminta untuk dilibatkan dalam pengecekan kondisi lapangan. Hal ini diperlukan agar DPRD bisa memastikan tidak ada ketidaksesuaian antara data pedagang lama dan jumlah lapak yang tersedia.

Joha menerangkan, persoalan pendataan pedagang kerap menjadi sumber masalah ketika pasar akan dibuka kembali. Ia menilai hal itu terjadi di hampir semua pasar, bukan hanya di Pasar Pagi.

Pasalnya, perbedaan angka antara pedagang terdaftar dan ketersediaan tempat kerap menjadi pemicu ketegangan. Sehingga diperlukan strategi khusus untuk mencegah polemik yang bisa terjadi.

“Di banyak pasar memang sering begitu. Tapi karena dinas sudah meyakinkan bahwa semua data sudah tidak bermasalah, kami percaya itu,” ujarnya.

Meski demikian, ia menilai penggunaan aplikasi pendataan tetap bergantung pada kesiapan pedagang itu sendiri. Menurutnya, teknologi akan efektif jika seluruh pedagang bisa menyesuaikan dan mau bekerja sama.

Terkait target operasional, Joha berharap Pasar Pagi bisa dibuka secepat mungkin. Ia menilai momentum akhir tahun menjadi periode yang sangat penting, baik bagi kebutuhan masyarakat maupun pedagang yang berharap mendapatkan penghasilan lebih.

“Kalau sudah tidak ada masalah, lebih cepat dibuka, lebih baik. Masyarakat butuh pasar, pedagang juga butuh momen Tahun Baru untuk berjualan,” tutupnya. (adv/dprdsmr)

Pos terkait