Linikaltim.id SAMARINDA. Hanya tinggal menunggu waktu, Pilkada serentak 2024 akan memasuki tahapan kampanye, bertepatan dengan penetapan paslon pada Minggu (22/9/2024).
Memastikan kampanye antarpaslon tetap berlangsung adil selama masa kampanye. Bawaslu Samarinda melalui Panwascam Samarinda Ilir pada melaksanakan sosialisasi pelatihan pengawasan partisipatif yang dilakukan pada Senin (1/9/2024) di Hotel Grand Sawit Samarinda dengan tajuk “Peran Pemuda, Mahasiswa dan Pemilih Pemula dalam Menghadapi Masa Kampanye dan Menyukseskan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2024”
Ainul Rizal selaku ketua Panwascam Samarinda Ilir, agenda pelatihan pengawasan partisipatif itu ditujukan sebagai upaya mereka merangkul pemilih muda untuk bisa berperan aktif dan ikut mengawasi Pilkada.
Termasuk segala proses tahapannya sampai selesai. Hal itu karena dalam Pilkada serentak 2024 secara potensial akan didominasi calon pemilih muda.
“Memang benar, pengawasan jalannya proses pilkada hingga selesai secara hierarki merupakan tupoksi Bawaslu RI berdasarkan dengan apa yang telah diamanatkan UUD. Namun, dalam pelaksanaannya memerlukan kerja sama berbagai pihak. Tidak hanya anggota Bawaslu, tapi masyarakat sebagai pemilih,” terang Ainul.
Selain itu, Akhmad Muadin yang juga sebagai Anggota Panwaslu Samarinda 2014–2015 beranggapan, pentingnya pengawasan partisipatif masyarakat sipil khususnya pemuda sebagai upaya memperlancar pembangunan dalam satu periode kepemimpinan ke depan atau lima tahun.
Dengan begitu, dijalankannya pengawasan secara efektif terhadap Pilkada 2024 akan menambah tingkat kepercayaan publik terkait hasil pemilihan.
Sehingga, paslon yang terpilih memiliki legitimasi kuat atas kemenangannya dan dapat dengan segera menjalankan program yang telah dijanjikan selama kampanye tanpa hambatan.
