Pemkot dan DPRD Samarinda Sedang Pertimbangkan Kabel Listrik Bawah Tanah

Terhalang kabel, beberapa peserta harus mengatur ulang mobil kreasi mereka saat mengkuti karnaval pada Minggu (23/8/2025).

Linikaltim.id. SAMARINDA. Perayaan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia (RI) di Samarinda berjalan meriah dan semarak. Tapi secara teknis menyisakan catatan penting soal kabel listrik dan kabel fiber optik.

Berdasarkan pantauan di lapangan, peserta harus mengatur dan menyesuaikan ulang karya mereka dengan kondisi di Taman Samarendah. Salah satunua, mobil hias yang harus menata atau membongkar sedikit bagian kreasinya. Untuk menghindari untaian kabel yang terlalu rendah.

Bacaan Lainnya

Menanggapi hal itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Helmi Abdullah mengungkapkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda sudah memiliki wacana untuk menyalurkan kabel listrik melalui jalur bawah tanah. Namun, rencana itu masih dalam tahap kajian mendalam. Baik dari aspek pendanaan maupun operasional, agar tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Dari Pemkot sendiri memang sudah ada wacana untuk mekanisme alur listrik bawah tanah. Tetapi tentu masih perlu perhitungan lebih lanjut. Jangan sampai memberatkan APBD dan justru boncos,” tegas Helmi, Minggu (23/8/2025).

Asisten II Sekretariat Daerah (Sekda) Samarinda, Marnabas Patiroy membenarkan. Pemkot Samarinda, kata dia, tengah mengkaji program penataan kabel listrik, terutama di jalan-jalan besar yang menjadi jantung dan wajah Kota Samarinda.

“Tentu harus melalui perhitungan yang detail dan struktur menyeluruh, karena pertimbangannya banyak sekali, baik dari sisi APBD maupun pelaksanaan yang membutuhkan waktu,” papar Marnabas.

Meski demikian, Helmi tetap mengapresiasi semangat masyarakat yang mengikuti karnaval tahun ini.

Berdasarkan laporan panitia, peserta mencapai lebih dari 200 lembaga. Berbagai kreativitas juga menjadikan suasana lebih meriah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. (adv/dprdsmr)

Pos terkait