Linikaltim.id. TENGGARONG — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara (Kukar) turut ambil bagian dalam pawai pembangunan dan budaya yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Minggu (24/8/2025).
Pawai yang mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” itu diikuti sebanyak 144 peserta dari berbagai unsur, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), sekolah, hingga paguyuban dan organisasi masyarakat.
Rombongan DPMD Kukar tampil dengan kendaraan hias yang menggambarkan semangat pembangunan desa. Kepala Dinas, Sekretaris, serta seluruh jajaran ikut berjalan bersama tiga desa binaan beserta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan pendamping desa. Mereka menampilkan kreativitas khas perdesaan yang merefleksikan nilai kebersamaan dan gotong royong.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar Aji Ali Husni melepas rombongan pawai di kawasan Jembatan Repo-Repo Tenggarong. Pawai kemudian melintasi pusat kota hingga finis di sekitar Taman Kota Raja, di mana jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kukar menyaksikan dari panggung kehormatan.
Tampak hadir di antaranya Bupati Kukar dr Aulia Rahman Basri, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani, Sekretaris Daerah Kukar H Sunggono, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura H Amiruddin Arifin, serta Ketua TP PKK Kukar Andi Deezca Pravidhia Aulia Rahman Basri.
Bupati Aulia Rahman Basri mengatakan, pawai pembangunan tahun ini menjadi wujud nyata partisipasi masyarakat dalam memperingati hari bersejarah bangsa.
“Hari ini kita melaksanakan pawai pembangunan yang merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-80 RI. Ada lebih dari 140 peserta yang ikut memeriahkan kegiatan ini,” ujar Aulia.
Ia menambahkan, antusiasme peserta menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan masih hidup dan terus tumbuh di tengah masyarakat Kutai Kartanegara.
“Hal ini membuktikan bahwa semangat persatuan dan gotong royong masih kuat di Kukar,” katanya.
Menurut Aulia, keberagaman peserta pawai mencerminkan wajah pembangunan Kukar yang tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga pada penguatan nilai budaya dan peran aktif masyarakat.
“Inilah wajah Kukar — masyarakat yang maju, berdaya, dan terus bergerak bersama pemerintah dalam membangun daerah,” ujarnya.
Rangkaian peringatan HUT RI ke-80 di Kukar ditutup dengan kegiatan Kukar Bersalawat bersama Gus Iqdam di Stadion Aji Imbut pada malam harinya. Dari jalanan Tenggarong hingga lantunan salawat di stadion, semangat perayaan kemerdekaan di Kukar menjadi pengingat bahwa pembangunan bukan hanya soal fisik, tetapi juga tentang merawat persatuan dan kebudayaan yang mengikat seluruh warganya. (Adv/DPMD Kukar)






