Produk UMKM Kutai Timur Diperkenalkan di Big Mall Samarinda, Ada Amplang “Rebonding” Asal Sangatta 

Linikaltim.id, SAMARINDA – Bekerjasama dengan Global Entrepreneur Profesional (Genpro), Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DKUKM) Kutai Timur (Kutai Timur) menggelar Gebyar UMKM Promosi dan Investasi di Big Mall pada 13-17 November 2024. Pameran ini juga bagian dari partisipasi rangkaian HUT Big Mall.

Kegiatan ini mengenalkan lebih luas ke masyarakat deretan produk UMKM dari Kutim. Seperti amplang rebonding asal Sangatta, keripik tempe Bengalon, minuman stamina jahe merah, kopi jahe pasak bumi Teluk Pandan dan keripik pisang kecil-kecil Sangkulirang.

Bacaan Lainnya

Pemilik usaha amplang Sangatta, Komala Sari (43 tahun) menuturkan, pemasaran produk UMKM dari Kutim ini sudah ekspor ke Malaysia. Amplang original paling laris.

“Kami membawa produk UMKM dari Sangatta, Kaliorang, Sangkulirang dan Bengalon. Selain amplang rasa original, amplang kami ada pilihan rasa lainnya,” jelas Komala.

Komala menuturkan usaha amplang dirintisnya sejak 2012. Dia meramu bahan baku dengan memanfaatkan ikan dari pesisir Sangatta. Dia dibantu 2 orang dalam  sekali produksi amplang sebanyak 30-40 kilogram (kg) per bulan.

“Amplang yang kami buat di Sangatta berbeda dengan amplang Samarinda. Karena amplang kami ada berbagai rasa. Saya tinggal di pesisir laut Sangatta, bahan baku melimpah. Karena saya suka makan amplang, maka muncul ide membuat amplang,” jelas Komala.

Komala optimistis amplangnya bisa bersaing di pasar. Tentu saja dengan terus menjaga kualitas dan rasa serta meningkatkan promosi.

“Di Sangatta, sangat banyak orang yang datang ke daerah kami menjadi pekerja tambang. Inilah peluang pemasaran kami. Biasanya, mereka mencari produk khas Kalimantan untuk dibawa ke kampung halamannya,” kata Komala.

Diakui Komala, sebagai pengusaha UMKM sudah mendapat pelatihan dari pemerintah Kutim. Seperti pelatihan pemasaran digital maupun pelatihan pengemasan. (adv/diskominfokutim/min)