Pertemuan DPRD Samarinda dengan GMKI, Dorong Peran Serta Mahasiswa

Helmi Abdullah - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda. (Foto : Eko Setyo).

Linikaltim.id. SAMARINDA. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Samarinda, Helmi Abdullah, menerima kunjungan mahasiswa Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) di Kantor DPRD Samarinda, Selasa (2/6/2026). Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana santai namun penuh diskusi konstruktif.

Helmi menjelaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan ajang silaturahmi sekaligus penyampaian agenda kegiatan GMKI ke depan. Salah satu agenda utama yang disampaikan adalah rencana pemilihan pengurus GMKI tingkat Kota Samarinda.

Bacaan Lainnya

“Pertama mereka silaturahmi, yang kedua mereka menyampaikan rencana pemilihan pengurus GMKI, kalau tidak salah tanggal 25 – 28 Juni,” kata Helmi, diwawancarai pada Selasa (02/06/2026).

Dalam kesempatan itu, GMKI meminta dukungan dari DPRD terkait kegiatan tersebut. Helmi menegaskan pihaknya siap membantu, meski harus menyesuaikan dengan kondisi anggaran.

“Kami akan bantu, tapi tentu disesuaikan dengan kemampuan karena banyak juga lembaga lain yang mengajukan proposal,” jelasnya.

Ia menilai kehadiran organisasi mahasiswa seperti GMKI sangat penting dalam pembangunan daerah. Menurutnya, kontribusi pemuda menjadi salah satu elemen penting dalam menjaga keberlangsungan pembangunan.

Lebih jauh, Helmi juga menekankan pentingnya menjaga nilai kebersamaan dalam keberagaman yang ada di Samarinda.

“Harapannya kami, sama-sama mengawal Samarinda jadi lebih baik, menjaga konstitusi dan keberagaman,” tegas politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu.

Helmi menambahkan bahwa peran mahasiswa sangat strategis dalam menjaga keharmonisan sosial, khususnya dalam konteks keberagaman agama dan suku.

Lebih jelas, Koordinator Wilayah Pengurus Pusat GMKI Kalimantan Timur (Kaltim) Julio Antou, pelaksanaan Konferensi Studi Lokal (KSL) dan Konferensi Cabang (Konfercab) GMKI Samarinda akhir Juni 2026 nanti akan menjadi forum diskusi.

Berbagai isu daerah dibahas untuk melahirkan gagasan dan rekomendasi yang dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah. Baik itu soal tantangan dan peluang pembangunan.(adv/dprdsmr)

Pos terkait