Sekda Rizali Hadi Optimistis Partisipasi Pemilih di Kutai Timur Capai 80 Persen

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Kutim Rizali Hadi saat rapat virtual bersama Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik evaluasi distribusi logistik Pilkada (foto: Istimewa/Linikaltim.id)

Linikaltim.id, SANGATTA – Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) Rizali Hadi melaporkan capaian positif dalam rapat virtual bersama Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik.

Kelancaran proses pemilihan kepala daerah (Pilkada) tentu hasil kerjasama lintas sektor. Laporan capaian positif Pemkab Kutim meliputi tentang menjaga stabilitas dan kelancaran proses Pilkada Serentak 2024. Tentu berkat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Rizali Hadi melaporkan seluruh logistik telah didistribusikan ke 701 TPS di 18 kecamatan sebelum batas waktu.

Proses ini atas dukungan 4.907 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) serta aparat keamanan gabungan dari Polri, TNI, hingga lintas masyarakat (Linmas).

“Kami juga menyediakan dukungan medis dari Dinas Kesehatan,” jelas Rizali, menegaskan kesiapan Pemkab dalam mendukung kelancaran pemilu.

Salah satu keberhasilan utama adalah tingginya partisipasi masyarakat. Rizali optimistis partisipasi warga Kutim bisa mencapai 80 persen, mencerminkan kepercayaan terhadap proses demokrasi.

Monitoring juga dilakukan real-time melalui zoom meeting dengan camat-camat di seluruh kecamatan memastikan situasi kondusif dan terkendali.

Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik memberikan apresiasi atas kesiapan dan koordinasi Pemkab Kutim. “Ini kerja keras yang luar biasa. Semoga kondisi ini tetap terjaga hingga seluruh proses selesai,” ujarnya.

Ditambahkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim Jimmi juga berharap Pilkada ini menjadi contoh bagi daerah lain dalam pelaksanaan pemilu yang tertib dan damai.

Dengan kerjasama dan sinergi yang terus terjalin, Pilkada 2024 di Kutim diharapkan menjadi pijakan awal untuk pembangunan yang lebih baik dan pemimpin yang mampu merealisasikan aspirasi rakyat. (adv/diskominfokutim/min/her) 

 

Pos terkait