Linikaltim.id. NASIONAL. Pemerintah memastikan harga dan stok beras stabil jelang Natal dan Tahun Baru. Juga memproyeksikan panen raya di rentang Februari – April 2025 mendatang.
Mencatut data dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) stok beras nasional saat ini berada di angka 8,398 juta ton.
Ini termasuk stok di Bulog yang diperkirakan masih ada 2 juta ton.
Stok ini meningkat, dibanding tahun lalu, yang mana stok beras nasional di akhir 2023 hanya mencapai 4,13 juta ton.
Kestabilan stok ini membuat pemerintah menghentikan impor beras tahun ini, tahun depan dan berkelanjutan tahun setelahnya. Hingga mencapai swasembada pangan pada 2027, seperti yang selalu digencarkan Presiden Prabowo Subianto.
Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi,
sudah menjadi kewajaran jika harga dan srok pangan di Indonesia stabil. Mengingat Indonesia diisi penduduk yang bertani dan menjadi peternak.
“Jadi stok tidak perlu dikhawatirkan. Justru malah kita harus jaga beberapa komoditas supaya harganya tidak jatuh di tingkat petani. Itu challenge kita di Indonesia yang berbeda dengan negara lain yang tidak memiliki petani dan peternak,” beber Arief, seperti tertulis di berita rilis Bapanas, Rabu (11/12/2024) di Jakarta.
Selain beras, stok jagung akhir tahun 2024 juga diproyeksikan masih melimpah, ada 3,665 juta ton.
Untuk stok gula konsumsi di akhir 2024 dihitung masih ada di angka 1,478 juta ton. Untuk daging ayam ras sampai akhir 2024 diestimasikan masih 283 ribu ton.
Stok telur ayam ras akhir 2024 ada 177 ribu ton. Daging sapi dan kerbau hingga akhir tahun ini diperkirakan masih terdapat 68 ribu ton.
Estimasi stok hingga akhir 2024 untuk cabai besar dan cabai rawit masing-masing masih terdapat stok 53 ribu ton dan 26 ribu ton. Untuk bawang merah 22,9 ribu ton dan bawang putih 22,4 ribu ton. Sementara minyak goreng di 336 ribu liter dan kedelai 372 ribu ton.
Visi swasembada pangan kembali ditekankan Presiden Prabowo Subianto saat penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Transfer ke Daerah (TKD) APBN 2025, Selasa (10/12/2024).
“Saya tegaskan lagi kita harus swasembada pangan, kita harus punya lumbung pangan nasional, lumbung pangan provinsi, lumbung pangan kabupaten, lumbung pangan desa,” tegas Prabowo saat acara tersebut. (mal/her)
