Ada Lomba Sumpit, Semarak Turnamen Olahraga Dalam HUT Ke-11 Mahulu

SEMANGAT : Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh saat bermain bola voli usai membuka resmi Turnamen olahraga tradisional dan pagelaran seni budaya menjadi salah satu sorotan utama dalam rangkaian perayaan HUT ke-11 Kabupaten Mahulu (Foto: Pemkab Mahulu)

Linikaltim.id.UJOH BILANG – Turnamen olahraga tradisional dan pagelaran seni budaya menjadi salah satu sorotan utama dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu).

Ada lomba sumpit dan tarian adat yang hadir menyemarakkan HUT ke-11 Mahulu yang bakal berlangsung 1-14 Desember 2024 ini.  Ini menjadi bukti bahwa tradisi masyarakat Mahulu tetap relevan di era modern.

Bacaan Lainnya

Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat untuk memperkuat identitas budaya Mahulu di tingkat lokal maupun nasional.

“Kita berharap kegiatan ini menjadi langkah konkrit dalam melestarikan, mengembangkan, dan mempromosikan kekayaan budaya Mahulu,” ungkap  Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh pada Minggu (01/12/2024).

Rangkaian HUT kali ini memang bertujuan untuk melestarikan tradisi lokal sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam bidang olahraga dan seni.

Bupati menyampaikan bahwa olahraga tradisional dan seni budaya adalah bagian dari identitas Mahulu yang harus terus dijaga.

Selain menjadi hiburan, turnamen ini diharapkan dapat memotivasi generasi muda untuk lebih mengenal dan mencintai warisan budaya daerah.

Berbagai kegiatan dalam rangkaian HUT ke-11 Mahulu bakal menghiasi bulan Desember warga Mahulu. Selain lomba-lomba, Pemkab Mahulu juga menggelar program pangan murah. Ada juga pameran yang diikuti berbagai pelaku ekonomi usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Bupati berharap, rangkaian kegiatan ini menjadi ajang berkumpul dan juga bersyukur atas hadirnya Kabupaten Mahulu. Kegiatan terkonsep selama 14 hari ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Bupati berharap rangkaian HUT kali ini diharap menjadi simbol kemajuan daerah. Serta momen refleksi bagi seluruh masyarakat dan pemerintah untuk terus bersinergi.

Sebagai informasi, Mahulu merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Kutai Barat yang disahkan dalam sidang paripurna DPR RI pada 14 Desember 2012 di gedung DPR RI tentang Rancangan UU Daerah Otonomi Baru (DOB).

(adv/mahulu/min/her) 

Pos terkait