Linikaltim.id. SAMARINDA. Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Maswedi, mengingatkan pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau.
Menurutnya, perubahan kondisi cuaca harus diikuti dengan kesiapan menghadapi berbagai risiko bencana.
Maswedi mengatakan, pembahasan mengenai mitigasi bencana tidak hanya berkaitan dengan banjir dan longsor yang sering muncul saat musim hujan. Ketika memasuki musim kemarau, ancaman lain seperti kebakaran juga perlu mendapat perhatian.
“Setiap perubahan musim memiliki karakteristik ancaman yang berbeda. Karena itu, pemerintah melalui instansi terkait perlu melakukan pemetaan risiko dan menyiapkan langkah pencegahan sejak awal.,” kata Maswedi di Kantor DPRD Samarinda, Kamis (06/08/2026).
Ia menilai kesiapan personel dan peralatan penanggulangan kebakaran harus dipastikan dalam kondisi optimal. Respons cepat sangat diperlukan apabila terjadi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat yang berpotensi menyebabkan api cepat meluas.
Selain kesiapan pemerintah, Maswedi juga mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat.
Politikus dari fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini juga menyampaikan, masyarakat memiliki peran besar dalam mencegah terjadinya kebakaran dengan memastikan sumber-sumber yang berpotensi memicu api tidak dibiarkan tanpa pengawasan.
Ia menambahkan, pengalaman dari kota-kota besar lain dalam menghadapi bencana dapat menjadi bahan pembelajaran bagi Samarinda.
Hal tersebut menjadi salah satu perhatian dalam pembahasan yang dilakukan DPRD terkait kesiapsiagaan bencana.
Menurut Maswedi, mitigasi bencana membutuhkan dukungan fasilitas yang memadai. Bukan hanya kendaraan dan peralatan, tetapi juga sistem komunikasi serta koordinasi antarinstansi agar penanganan dapat dilakukan secara cepat.
“Pemerintah perlu mengkondisikan mitigasi bencanan dengan penanganan-penanganan yang mengadopsi sistemdi kota besar seperti Surabaya. Ini bisa menjadi bahan untuk melihat apa yang perlu kita perkuat di Samarinda?,” jelasnya.
Ia berharap pemerintah tidak menunggu sampai terjadi bencana baru kemudian melakukan evaluasi. Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan secara berkelanjutan agar potensi kerugian dapat ditekan.
Maswedi juga mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan warga, ia optimistis potensi kebakaran dapat diminimalkan sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman. (adv/dprdsmr)






