Linikaltim.id. TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr. Aulia Rahman Basri melantik pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, hingga pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kukar. Pelantikan digelar di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Jumat (6/2/2026).
Pelantikan tersebut disaksikan Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani, Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin, Sekretaris Daerah Kukar Sunggono, Wakapolres Kukar Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kukar.
Dalam arahannya, Aulia menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang dilantik. Ia menegaskan bahwa mutasi dan rotasi merupakan hal yang lazim dalam organisasi pemerintahan.
“Rotasi dan mutasi adalah sesuatu yang biasa dilakukan dalam sebuah organisasi. Tujuannya untuk penyegaran dan akselerasi kegiatan di organisasi perangkat daerah,” kata Aulia dikutip dari Prokom Pemkab Kukar
Menurutnya, rotasi tersebut dilakukan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, dinamis, serta adaptif terhadap berbagai tantangan pembangunan. Ia menegaskan seluruh proses telah dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Lebih lanjut, Aulia menekankan pentingnya penerapan government craft atau seni dan keterampilan memerintah dalam mendukung visi misi Kukar Idaman Terbaik. Ia meminta para pejabat bekerja berbasis data yang akurat agar pelaksanaan birokrasi lebih efektif dan efisien.
“Tujuan utama dari government craft ini adalah bagaimana mengubah rencana dan janji politik kami bersama wakil bupati menjadi hasil nyata yang dirasakan masyarakat, terutama dalam pelayanan publik,” ujarnya.
Aulia juga meminta pejabat pengampu 17 program dedikasi Kukar Idaman Terbaik mampu menerjemahkan program tersebut secara konkret di lapangan. Ia mencontohkan Dinas Komunikasi dan Informatika yang diharapkan memiliki perencanaan matang agar program internet gratis desa berjalan optimal.
“Begitu juga Dinas PMD, harus memiliki perencanaan yang baik agar program RT Ku Terbaik benar-benar terimplementasi di masyarakat,” katanya.
Selain itu, ia menekankan setiap organisasi perangkat daerah (OPD) harus memiliki basis data pendukung yang valid dalam menyusun perencanaan, khususnya program bantuan, agar pelaksanaannya tepat sasaran, efektif, dan efisien.
Aulia menambahkan, pelantikan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemkab Kukar dalam menerapkan sistem merit dan manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN) secara konsisten dan objektif. Pelantikan ini juga menindaklanjuti rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait pengisian jabatan di lingkungan Pemkab Kukar.
Di akhir arahannya, Aulia berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Kutai Kartanegara menuju Indonesia Emas 2045.
Sebagai informasi, sejumlah pejabat yang mengalami rotasi di antaranya Martina Yulianti sebagai Staf Ahli, Heriansyah sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, M Ridha Darmawan sebagai Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, M Taufik sebagai Kepala Dinas Perkebunan, Rinda Desianti sebagai Kepala Dinas Sosial, Syukur Eko Budi Santoso sebagai Camat Tenggarong, Sukono sebagai Camat Tenggarong Seberang, Bahari Joko Susilo sebagai Kepala BRIDA, Toni Bowo Sutoto sebagai Sekretaris Bapenda, serta Pujianto sebagai Sekretaris Disdikbud.






