DPRD Samarinda Dukung Rencana Bisnis Air Minum Kemasan PDAM Samarinda

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Rusdi Doviyanto. (Foto : Eko Setyo)

Linikatim.id. SAMARINDA. Rencana Perumdam Tirta Kencana / Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Samarinda mengembangkan usaha melalui produksi air minum kemasan mendapat apresiasi dari Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Samarinda.

Diversifikasi usaha tersebut dinilai dapat menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan pendapatan perusahaan daerah sekaligus memperkuat kemampuan pembiayaan pelayanan air bersih.

Bacaan Lainnya

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Rusdi Doviyanti, mengatakan pengembangan usaha di sektor air minum kemasan merupakan langkah yang positif selama tetap dijalankan secara profesional dan tidak mengurangi fokus perusahaan terhadap pelayanan utama kepada masyarakat.

Menurutnya, bisnis air minum dalam kemasan masih memiliki keterkaitan langsung dengan bidang usaha yang selama ini dijalankan PDAM sehingga peluang pengembangannya cukup terbuka.

“Bagus sekali itu. Saya kira itu salah satu pengembangan bisnis yang masih berkaitan dengan air minum. Jadi langkah tersebut menurut saya, positif,” kata Rusdi Doviyanto, Rabu (01/07/2026).

Rusdi menilai keberadaan unit usaha baru dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan daerah apabila dikelola dengan perencanaan yang matang.

Pendapatan tambahan yang diperoleh nantinya diharapkan dapat digunakan kembali untuk mendukung pembangunan infrastruktur pelayanan air bersih.

Ia berharap peningkatan pendapatan perusahaan tidak hanya berdampak pada sisi bisnis, tetapi juga mampu mempercepat pembangunan jaringan distribusi, booster, maupun fasilitas pendukung lainnya yang selama ini masih menjadi kebutuhan masyarakat.

Selain itu, Rusdi juga berharap pengembangan bisnis tersebut tetap memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk ikut berkembang sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan secara lebih luas.

“Yang penting pemain-pemain lokal juga tetap ada. Jadi selain menambah pendapatan perusahaan, juga bisa memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah,” katanya.

Meski demikian, ia mengingatkan agar ekspansi usaha tidak menggeser prioritas utama PDAM sebagai penyedia layanan air bersih bagi masyarakat. (adv/dprdsmr)

Pos terkait