Linikaltim.id. SAMARINDA. Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Maswedi, menyatakan dukungannya terhadap wacana pembangunan kolam retensi yang direncanakan kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Kolam retensi tersebut disebut-sebut akan dibangun di daerah kawasan Banda Udara (Bandara) Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto sebagai bagian dari upaya bersama mengurangi risiko banjir di Samarinda.
Maswedi menyebut bahwa rencana ini sejatinya sudah pernah disampaikan oleh Wali Kota Samarinda Andi Harun. Meski hingga kini belum ada pembahasan lanjutan yang masuk ke DPRD.
Namun, politikus Partai Nasional Demokrat (NasDem) itu menegaskan siap mendukung sepenuhnya apabila rencana pembangunan kolam retensi tersebut mulai digarap.
Maswedi menjelaskan bahwa sebagian besar banjir yang terjadi di Samarinda selama ini turut dipengaruhi oleh aliran air dari wilayah kukar.
Kondisi topografi membuat Samarinda berada di area yang lebih rendah dibanding Kukar, sehingga air dengan mudah mengalir ke kota.
“Karena memang Samarinda ini daratannya lebih rendah dibandingkan Kukar sehingga potensi mengalirnya air ke Samarinda cukup besar,” jelas Maswedi, diwawancara Linikaltim.id pada Selasa (25/11/2025).
Ia menilai wacana pembangunan kolam retensi tersebut sangat penting untuk mengurangi tekanan air dari wilayah hulu. Dengan keberadaan kolam retensi, arus air dari Kukar dapat tertampung terlebih dahulu sebelum memasuki wilayah padat penduduk di Samarinda.
Dia berharap koordinasi antar pemerintah daerah bisa segera ditingkatkan agar rencana pembangunan ini dapat masuk ke tahap yang lebih konkret.
Menurutnya, sinergi lintas daerah adalah kunci untuk mengatasi banjir yang setiap tahun menghantui warga Samarinda.
Maswedi optimis, jika rencana kolam retensi tersebut dapat direalisasikan, dampaknya akan sangat besar terhadap penanggulangan banjir. (adv/dprdsmr)






