Gempa Terbesar Beberapa Dekade Mengguncang Kabupaten Berau

Suasana kepanikan warga Batu Putih Berau pada malam hari keluar rumah ketika terjadi gempa (foto: tangkapan layar video beredar di media sosial/linikaltim.id)

Linikaltim.id, Samarinda – Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) baru saja mengalami gempa, pada hari Minggu, (15/9/2024), pukul 21.08 WITA.

Mengutip Informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) titik pusat terjadinya gempa berada di darat, lebih tepatnya koordinat 1,28°LU – 118,42°BT, 145 km tenggara Berau, Kalimantan Timur.

Bacaan Lainnya

BMKG, Melalui Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami, Daryono sendiri mengumumkan bahwa gempa yang mencapai magnitudo 5,6 M tersebut termasuk jenis gempa yang termasuk dalam golongan gempa dangkal, diduga terjadi akibat gerakan aktivitas sesar mangkalihat yang terjadi di kedalaman 10 KM di bawah permukaan.

Episenter gempa tersebar di beberapa wilayah dan yang terbesar mencapai skala 5,6 M berada di sekitaran wilayah Kecamatan Batu Putih, Kecamatan Biduk-Biduk, dan Berau. Setelahnya tercatat terjadi hingga 19 kali gempa susulan yang mencapai 4,2 M hingga yang terkecil 2,8 terjadi hingga pagi hari ini, pada pukul 10.00 WITA.

Walau BMKG sendiri mengumumkan bahwa gempa tidak berpotensi memunculkan tsunami. Gempa yang terjadi sejak kemarin sampai hari ini berhasil memunculkan kepanikan warga yang bermukim di sekitaran episenter tempat terjadinya gempa.

Guncangan yang terparah dirasakan warga yang bertempat di Kecamatan Batu-Putih. Melalui video kiriman warga setempat yang diposting oleh akun Instagram, @berauterkini. Terlihat bagaimana guncangan terjadinya gempa sampai membuat beberapa barang di warung kelontong berserak berantakan, mulai dari barang dagangan yang berjatuhan di lantai, hingga membuat beberapa kursi dan meja terbalik dari posisinya semula.

Sontak, akibat goncangan gempa yang terjadi begitu luar biasa, memicu kepanikan warga setempat hingga membuat mereka harus mengungsi sebagai menuju dataran tinggi sebagai langkah preventif menyelamatkan diri khawatir gempa akan memicu munculnya Tsunami.

Menurut pengakuan Diego Febrimursyid, warga Kabupaten Berau mengaku gempa yang terjadi sejak kemarin hingga pada pagi hari ini merupakan gempa terbesar yang ia bisa rasakan guncangannya selama masa hidupnya di Berau.

“Untuk gempa sendiri dari sebulanan ini sudah beberapa kali terjadi, dari beberapa info yang kudengar sebelumnya pusat gempa yang terjadi di Bulungan dan Tarakan guncangannya sampai ke sini. Tapi kemarin malam gempa besar hingga 5,6 M guncangan paling besar yang pernah kurasakan di sini. Sampai pagi ada beberapa gempa susulan, tapi skalanya beranjak mengecil nggak sebesar seperti yang tadi malam” Ujar Diego.

Daryono sendiri sebagai Kepala Pusat BMKG mengaku bahwa gempa terjadi di Kabupaten Berau kemarin mengingatkan sejarah kelam mengenai gempa besar yang pernah terjadi di Kalimantan Timur pada 14 Mei 1921 silam.

Gempa yang terjadi di wilayah Sangkulirang tersebut mencapai kerusakan terparahnya hingga pada intensitas maksimum VII MMI (kerusakan berat), dengan dampak terparah dirasakan di Pulau Rending, Sangkulirang.