Linikaltim.id. SAMARINDA. Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Harminsyah, mengatakan, peran mahasiswa penting dalam mendukung pembangunan kota. Baik melalui gagasan, diskusi, dan aksi nyata.
Menurut Harminsyah, keterlibatan mahasiswa bukan hanya sebatas hadir dalam forum intelektual. Tetapi juga menjadi motor penggerak perubahan di masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan teman-teman BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa). Kegiatan seperti ini harus terus dilakukan secara berkelanjutan, bukan sekadar pertemuan sekali,” ujarnya, Kamis (18/9/2025) usai bertemu dengan BEM Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Mulawarman (Unmul).
Ia menekankan bahwa komunikasi dan diskusi yang terjalin antara mahasiswa dengan DPRD maupun elemen masyarakat lainnya dapat menghasilkan ide-ide konstruktif.
Ide tersebut, lanjutnya, perlu ditindaklanjuti dalam bentuk aksi nyata yang berorientasi pada pembangunan bangsa, khususnya Kota Samarinda.
“Permasalahan-permasalahan yang kita hadapi hanya bisa diselesaikan jika ada komunikasi, ada diskusi intelektual, ada gagasan yang lahir, lalu kita bergerak bersama,” jelas Harminsyah.
Harminsyah menilai, mahasiswa memiliki latar belakang pendidikan yang dapat memberikan sudut pandang berbeda dalam merumuskan solusi.
Ini bisa menjadi kekuatan untuk menghasilkan strategi pembangunan yang lebih komprehensif dan menyasar keseluruhan lapisan masyarakat.
“Kami semua siap berkontribusi sesuai bidang masing-masing. Mahasiswa dengan idealisme dan gagasan segarnya, sementara kami dari DPRD dapat menyalurkannya ke ranah kebijakan,” katanya.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini berharap forum diskusi bersama mahasiswa bisa terus berlanjut dan menjadi wadah pertukaran pemikiran.
Dengan begitu, kolaborasi antara pemuda, akademisi, dan pemerintah daerah dapat berjalan lebih solid untuk mewujudkan pembangunan Samarinda yang lebih maju dan inklusif.
“Kami tidak ingin menciptakan gap antara dewan dan masyarakat. Kami siap untuk duduk bersama, bertukar pikiran dan mencari solusi atas permasalahan di Kota Samarinda,” tutupnya. (adv/dprdsmr)






