Linikaltim.id. ANGGANA – Warga Desa Sungai Meriam Kecamatan Anggana kembali merasakan hangatnya pesta demokrasi tingkat desa saat mereka berkumpul untuk memilih pemimpin baru melalui pemilihan kepala desa antarwaktu, Sabtu (22/11/2025). Pemungutan suara berlangsung tertib dan penuh partisipasi masyarakat.
Pemilihan antarwaktu tersebut digelar menyusul kekosongan jabatan kepala desa akibat meninggalnya pejabat sebelumnya, sementara masa jabatan masih tersisa lebih dari satu tahun. Untuk menjaga keberlanjutan pelayanan publik dan legalitas pemerintahan desa, pemilihan harus segera dilaksanakan sesuai ketentuan perundangan.
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai regulasi. Panitia tingkat desa bertanggung jawab penuh terhadap proses penjaringan calon, penetapan daftar pemilih, hingga penghitungan suara.
Dari proses pemilihan yang berlangsung lancar tersebut, Indra Lesmana akhirnya dipercaya masyarakat untuk memimpin Desa Sungai Meriam hingga akhir periode 2020–2027. Kepala Dinas DPMD Kukar, Arianto, mengonfirmasi hasil tersebut saat dikonfirmasi, Senin (24/11/2025).
“Pemilihan dilaksanakan pada hari Sabtu, Alhamdulillah terlaksana dengan baik. Saudara Indra Lesmana resmi terpilih untuk melanjutkan sisa masa jabatan sampai 2027,” ujar Arianto.
Ia menambahkan, tingginya keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting kelancaran pemilihan. Menurutnya, keberadaan kepala desa definitif sangat menentukan stabilitas tata kelola pemerintahan desa.
“Harapan kita, kades baru mampu melanjutkan pelayanan kepada masyarakat dengan baik dan menyelaraskan program desa dengan kebijakan pemerintah kabupaten,” tuturnya.
Arianto menegaskan bahwa DPMD Kukar tidak hanya mengawal proses pemilihan PAW, tetapi juga terus melakukan pendampingan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa di seluruh wilayah kabupaten. Ia berharap kehadiran pemimpin baru dapat mempercepat pelaksanaan program pembangunan desa.
“Semoga dengan adanya kades yang baru, pelayanan publik dan pembangunan desa bisa berjalan lebih cepat dan lebih baik,” pungkasnya. (Adv/DPMD Kukar)
