Jembatan Darurat Sedang Disiapkan untuk Mengurai Macet Parah di Jalanan Loa Janan

Linikaltim.id. SAMARINDA. Kemacetan panjang yang terjadi di wilayah Loa Janan dan sekitarnya semakin dikeluhkan masyarakat. Terutama saat jam-jam sibuk pada pagi hari saat berangkat sekolah dan kerja, serta sore hari saat pulang kantor. Antrean kendaraan bisa berlangsung hingga 1-2 jam, menyebabkan aktivitas tidak leluasa.

Komisaris Polisi (Kompol) La Ode Prasetyo dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Pokresta Samarinda membeberkan kemacetan terjadi akibat pengalihan arus lalu lintas. Semula dilalui oleh kendaraan tambang melalui jalur Jalan HM Riffaddin, kini dialihkan melalui ruas jalan Harapan Baru dan Loa Janan. Jalan alternatif tersebut tidak memadai karena ukurannya yang kecil dan padat.

Bacaan Lainnya

“Kondisi jalan di sana memang sempit dan arus lalu lintasnya padat. Kami sudah mengimbau masyarakat melalui media sosial agar memilih rute alternatif,” kata Kompol La Ode via telepon pada Rabu (14/5/2025).

Satlantas telah merekomendasikan tiga jalur alternatif untuk mengurangi kepadatan yaitu jalur tol, jalur Sanga-Sanga melalui Muara Jawa dan Simpang 38, serta jalur KM 1 menuju Samarinda Seberang. Jalur-jalur ini diharapkan dapat mengurai kemacetan yang terjadi di wilayah utama.

Berdasarkan evaluasi Satlantas, kemacetan paling parah terjadi pada pukul 06.30–09.00 WIB dan pukul 17.00–21.00 WIB. Waktu-waktu ini bersamaan dengan aktivitas masyarakat berangkat sekolah, ke kantor, serta aktivitas perusahaan.

Untuk itu, masyarakat diimbau mengatur waktu perjalanan atau menggunakan jalur lain guna menghindari keterlambatan.

Menanggapi kondisi tersebut, Kompol La Ode menyampaikan bahwa pihaknya telah menurunkan anggota patroli di jam-jam rawan untuk membantu mengatur lalu lintas.

Sebagai solusi jangka menengah, pemerintah tengah mempersiapkan pembangunan jembatan darurat di lokasi. Pengerjaan ini diperkirakan memakan waktu sekitar dua minggu.

“Saat ini masih tahap persiapan selama tiga hari, lalu delapan hari ke depan pengerjaan jembatan darurat akan dimulai dari arah Loa Janan menuju Samarinda terlebih dahulu,” tambah Kompol La Ode.

Dengan adanya penanganan dari pihak kepolisian dan pembangunan jembatan sementara, diharapkan kondisi lalu lintas di wilayah Loa Janan dan sekitarnya segera membaik. Masyarakat pun diimbau untuk tetap bersabar dan mengikuti arahan petugas di lapangan. (*)